Apa itu Vertigo??

Vertigo (dari bahasa Latin vertō “gerakan berputar”), Merupakan keadaan dimana seseorang merasa dirinya atau ruangan di sekitarnya seolah berputar.

vertigo

Mau tahu Perbedaan dasar Vertigo dengan migren??

♥ Vertigo adalah keadaan dimana seseorang merasa dirinya atau ruangan di sekitarnya seolah berputar

Migren adalah nyeri kepala sedang hingga parah yang terasa berdenyut (Nyut Nyut), yang umumnya hanya mengenai sebelah sisi kepala saja.

vertigo-migren

Jadi sekarang tahu ya, bedanya vertigo dengan migren. 🙂 Oke, mari kita lanjutkan.

Gejala Lain yang Menyertai Vertigo

Gejala lain yang berhubungan dengan vertigo adalah kehilangan keseimbangan.

vertigo-pusing

Tanda-tanda ini akan memicu pengidap vertigo mengalami:

  • Kesulitan berdiri atau berjalan,
  • Pusing
  • Mual, muntah,
  • Berkeringat,
  • kadang disertai Nistagmus (gerakan mata yang tidak normal)

Jenis Vertigo

Jenis vertigo bisa dibagi menjadi dua kategori sesuai dengan penyebabnya. Dua kategori tersebut adalah:

  • Vertigo perifer. Ini adalah jenis vertigo yang paling umum. Vertigo perifer dipicu oleh gangguan pada mekanisme keseimbangan yang terletak pada telinga bagian dalam.
    • Gangguan tersebut meliputi labirinitis, vestibular neuronitis, vertigo posisi paroksismal jinak (BPPV), dan penyakit Meniere.
  • Vertigo sentral. Gangguan atau masalah pada serebelum (otak kecil) yang terletak di bawah otak besar atau batang otak (bagian bawah otak yang terhubung dengan saraf tulang belakang) berpotensi menyebabkan vertigo ini.
    • Penyebab vertigo sentral yang lain meliputi:
      • migren,
      • sklerosis multipel,
      • Stroke dan transient ischaemic attack (TIA),
      • Akibat obat-obatan tertentu, serta
      • tumor otak yang terletak di otak kecil ataupun tumor jinak pada saraf pendengaran (neuroma akustik).

vertigo-jenis

Vertigo tipe perifer, biasanya :

  • Terjadi mendadak.
  • Sifatnya periodik/ sesaat.
  • Ada mual, dan muntah
  • Ada gangguan pendengaran.

Vertigo Tipe sentral, biasanya:

  • Penderita terasa bergoyang-goyang dahulu, baru vertigo terjadi.
  • Sifatnya terus-menerus (Lama hilangnya).
  • Vertigo tipe sentral ini, Harus dibawa ke dokter

Berbagai Penyebab Vertigo

Vertigo biasanya disebabkan oleh gangguan pada telinga bagian dalam. Gangguan ini akan memicu masalah mekanisme keseimbangan tubuh.

Vertigo juga bisa dipicu masalah pada sistem persarafan di otak, masalah pada sistem penglihatan (mata).

Karena itu, gejala vertigo ini, untuk pengobatan lebih profesionalnya dan lengkap bisa dikonsultasikan ke:

  • dokter Spesialis THT (Telinga-Hidung-Tenggorok),
  • dokter Spesialis Saraf, dan
  • dokter Spesialis Mata

Karena penyebab vertigo, biasanya dari telinga (sistem pendengaran dan sistem keseimbangan ada di dalam telinga), saraf, atau mata (sistem penglihatan).

Berikut pemicu terjadinya vertigo:

  • Vertigo yang dipicu oleh perubahan posisi kepala tertentu/ Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) – Misalnya:
    • Mendongak.
    • Bangkit berdiri dari posisi jongkok
    • Memutar atau menundukkan kepala.
  • Migrain – sakit kepala tidak tertahankan dapat memicu vertigo.
  • Penyakit Meniere – Penyakit yang menyerang telinga bagian dalam.
  • penyakit Multiple sclerosis (MS). Penyakit autoimun yang muncul akibat sistem kekebalan tubuh yang secara keliru menyerang selaput pelindung saraf atau mielin dalam otak dan saraf tulang belakang.
  • Vestibular neuronitis, yaitu inflamasi atau peradangan saraf vestibular/ saraf keseimbangan pada telinga bagian dalam.
  • Obat-obatan Ototostik/  Obat-obatan yang menyebabkan kerusakan telinga. Misalnya:
    • Obat Kemoterapi atau anti tumor: Cisplatinum.
    • Obat Malaria : Kina  dan Klorokuin.
    • Obat Pengencer darah : Aspirin.
    • Obat Antibiotik Aminoglikosid: Streptomisin dan Amikasin.
  • Trauma atau luka di kepala dan leher.
  • Serangan vertigo juga bisa disebabkan oleh terganggunya psikologis seseorang, JMisalnya:
    • Jika Anda stres,
    • Tegang,
    • Kurang tidur
    • Kecapaian, atau
    • Berdiri terlalu lama.

JADI TERAPKANLAH GAYA HIDUP SEHAT, untuk Mencegah Terjadinya Vertigo.

vertigo-hidup-sehat-edit

Karena vertigo merupakan suatu gejala dari gangguan keseimbangan (terutama di dalam telinga,saraf, dan mata), dan Vertigo juga merupakan gejala dari suatu penyakit tertentu, maka ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter.

Dokter biasanya akan menanyakan gejala Anda, melakukan pemeriksaan sederhana, serta menganjurkan pemeriksaan lebih lanjut.

Jika vertigo Anda tidak kunjung sembuh, dan berulang terus, Maka rujukan ke dokter Spesialis sangat diperlukan untuk memastikan penyebab dari vertigo itu. Pasien juga mendapat penanganan lebih lengkap, dan  menyeluruh.

Pengobatan dan Pencegahan Vertigo

Sekali lagi, Vertigo sendiri termasuk gejala dan bukan penyakit. Karena itu, cara mengatasi vertigo tergantung pada di mana letak gangguan keseimbangan (Telinga/Saraf/Mata) atau penyakit lain yang menyebabkannya.

Sebagian kasus vertigo memang bisa sembuh tanpa pengobatan. Hal ini mungkin terjadi karena otak berhasil beradaptasi dengan perubahan pada telinga bagian dalam.

Ada juga beberapa penyebab vertigo yang membutuhkan langkah pengobatan khusus. Di antaranya adalah:

  • Manuver Epley untuk menangani BPPV. Prinsipnya mengeluarkan endapan kalsium dari saluran telinga bagian dalam. Jadi penanganan BPPV lebih ke treatment posisi dengan Manuver Epley, daripada obat.

Obat-obat yang mungkin diberikan adalah:

  • Prochlorperazine. Obat ini akan memblokir pengaruh dopamin sehingga membantu meredakan mual dan muntah yang parah akibat vertigo. Efek sampingnya meliputi tremor (gemetar), gerakan tubuh atau wajah yang tidak terkendali, serta rasa kantuk.
  • Antihistamin yang berfungsi menghalangi pengaruh senyawa histamin. Obat ini dapat digunakan untuk meredakan mual, muntah, serta gejala vertigo yang lebih ringan.
    • Jenis antihistamin yang biasanya akan diberikan dokter adalah: cinnarizine, cyclizine, dan promethazine theoclate.
    • Selain kantuk, obat ini juga mungkin akan menyebabkan efek samping seperti sakit kepala dan sakit perut.
  • Betahistine — Obat ini sering saya resepkan. Betahistine bekerja dengan dua mekanisme.
    • Pertama, obat ini merangsang reseptor histamin H1 yang terletak pada pembuluh darah di telinga bagian dalam.
      • Rangsangan ini mengakibatkan terjadinya vasodilatasi/ pelebaran pembuluh darah lokal dan peningkatan permeabilitas sehingga bisa mengurangi tekanan endolimfatik di telinga bagian dalam.
    • Kedua, sebagai antagonis reseptor histamin H3 yang sangat kuat, obat ini meningkatkan kadar neurotransmiter histamin, asetilkolin, norepinefrin, serotonin, dan GABA yang dilepaskan dari ujung saraf.
      • Peningkatan kadar histamin juga dapat menyebabkan efek vasodilatasi/pelebaran pembuluh darah lokal di telinga bagian dalam.
  • Terapi rehabilitasi vestibular guna membantu otak untuk beradaptasi dengan sinyal membingungkan dari telinga yang jadi penyebab vertigo, sehingga frekuensinya berkurang.

Selain penanganan dari dokter atau ahli terapi, kita juga bisa melakukan sejumlah cara untuk mengurangi atau mencegah gejala-gejala vertigo. Langkah-langkah tersebut meliputi:

  • Hindari gerakan kepala mendongak, berjongkok, atau tubuh membungkuk secara tiba-tiba.
  • Gerakkan kepala secara perlahan-lahan.
  • Gunakan beberapa bantal agar posisi kepala saat tidur menjadi lebih tinggi.
  • Segera pejamkan mata, dan duduk jika vertigo menyerang.
  • Menghindari gerakan secara tiba-tiba agar tidak terjatuh.
  • Kenalilah pemicu vertigo Anda dan sedapat mungkin Hindari faktor pemicunya, seperti kelelahan, hipertensi, minum kopi berlebihan, makan banyak kuning telur yang mengandung kolesterol tinggi, dan lain-lain.
  • Bagi Anda yang juga menderita penyakit Meniere, batasi konsumsi garam dalam menu sehari-hari.
  • Lakukan Latihan Keseimbangan.
    • Otak Anda akan menjadi terbiasa dan malah menurunkan frekuensi kambuhnya vertigo.
    • Lakukan latihan ini, boleh dengan meminta bantuan orang lain.

vertigo-latihan-keseimbangan

Menurut dr. Jenny Bashiruddin, PhD, spesialis THT “Biasanya, orang dengan vertigo takut untuk bergerak karena jika bergerak mereka akan mengalami pusing berputar. Tetapi jika mereka tidak bergerak, penyembuhan vertigo justru akan semakin lama,”

Menurutnya, penderita vertigo harus membiasakan diri dan belajar mengatasinya dengan latihan keseimbangan secara rutin.

Latihan keseimbangan akan memperlancar peredaran darah, oksigen dan nutrisi ke otak sehingga otak akan lebih sehat dan terhindar dari vertigo atau hilangnya keseimbangan.

Latihan keseimbangan agar vertigo tidak kambuh disebut dengan Vestibular Rehabilitation Treatment (VRT). Latihan ini dilakukan dari yang paling mudah yakni easy and static hingga yang paling sulit yakni difficult and dynamic.

Inilah beberapa posisi untuk melatih keseimbangan Anda:

1. Posisi duduk

Latihan ini dilakukan dengan posisi duduk sebagai cara mengadaptasi keseimbangan Anda dengan lingkungan sekitar.

Pertama, dalam posisi duduk, pegang sebuah benda sejajar dengan mata, lalu meliriklah ke kanan dan ke kiri.

Kedua, masih dengan memegang benda sejajar dengan mata, coba untuk menoleh ke kanan dan ke kiri.

2. Posisi berdiri

Dengan posisi berdiri, cobalah untuk mengayunkan badan ke depan dan ke belakang. Jika belum stabil, Anda bisa memanfaatkan tembok untuk sedikit menopang tubuh Anda.

3. Duduk dengan balance ball

Dengan menggunakan bola keseimbangan yang biasa digunakan pada senam pilates, cobalah untuk duduk di atasnya.

Secara perlahan, angkat kaki Anda tak menyentuh tanah sehingga tampak seperti Anda dalam posisi duduk melayang.

4. Berdiri dengan menggunakan trampolin

Anda bisa menggunakan trampolin atau menggunakan batu besar. Lalu, berdiri di atasnya, dan ayun tubuh ke depan dan ke belakang.

5. Berjalan di trampolin

Tahapan adaptasi yang terakhir adalah melakukan gerakan berjalan di atas trampolin.

Pertama, lakukan gerakan tersebut dengan tatapan menghadap ke depan.

Kedua, lakukan gerakan tersebut dengan menatap ke samping kanan, lalu coba menatap ke kiri.

6. Melempar dan menangkap bola

Anda sudah memasuki tahapan yang sulit dan dinamis. Lakukan gerakan melempar dan menangkap bola untuk lebih dalam melatih keseimbangan Anda.

Agar lebih menyenangkan, lakukan latihan ini dengan anak.

7. Cross over step

Tahapan terakhir, lakukan jalan menyamping dengan menyilangkan kaki di depan lalu melangkah ke samping.

Belajar dansa adalah pilihan yang menarik. Selain melatih keseimbangan, Anda juga akan lebih bahagia.

Selain melatih keseimbangan tubuh, Anda yang menderita vertigo harus menjaga pola makan, pola tidur dan rutin berolahraga.

Vertigo bukan sebuah penyakit, tapi gejala dari penyakit-penyakit mematikan yang kerap muncul akibat gaya hidup tidak sehat.

Selain itu, Anda dianjurkan untuk tidur dalam posisi kepala lebih tinggi dari badan.

Jika terjadi serangan vertigo secara tiba-tiba, dr. Jenny, Spesialis THT menganjurkan untuk langsung mengambil posisi duduk, minum minuman hangat, dan menetralkan rasa pusing.

Jika parah hingga menimbulkan rasa mual dan muntah, Anda bisa meminum obat anti mual dan muntah (seperti domperidone 10 mg), serta obat anti vertigo.

Jika pernah, dan sering mengalami vertigo, Anda harus membawa obat anti vertigo itu di jalan. Sehingga jika mengalami vertigo, bisa langsung dikonsumsi. Jangan lupa berkonsultasi dahulu ke dokter, untuk mendapat obat yang tepat.

SEGERA MENEPI dan HENTIKAN KENDARAAN JIKA ANDA MENGALAMI VERTIGO SAAT MENYETIR!!.

Artikel terkait:

♥ Penyakit Jantung Koroner : Waspadalah!

♥ Glaukoma si Pencuri Penglihatan

♥ Katarak : Mengenal penyebab no.1 kebutaan lansia

♥ Cara meningkatkan HDL, dan menurunkan LDL

♥ Kolesterol Baik melawan Kolesterol Jahat

♥ Kolesterol : Jangan takut. Yang penting Cukup

♥ Kanker : Tanya Jawab santai seputar Kanker dan Tumor

♥ Diabetes Melitus: Artikel terlengkap, informatif

♥ Hipertensi : Langkah praktis mengontrol Tekanan Darah

♥ Cuci Darah Untuk Gagal Ginjal

♥ Batu Ginjal : Diagnosa dan pengobatan terkini

♥ Serangan stroke : gejala, dan penyebabnya

♥ BAHAYA MEROKOK !!

♥ Manfaat Cukup Minum Air Putih

♥ Cara Pintar menurunkan dan menaikkan Berat Badan dengan Perhitungan Kalori

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin