Tuberkulosis (Sering disingkat TBC atau TB) adalah penyakit infeksi yang sering menginfeksi saluran pernafasan dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis.

tuberkulosis 6 bentuk

Penyakit yang diakibatkan infeksi kuman mycobakterium uberculosis ini dapat menyerang paru-paru  (90%), ataupun organ-organ tubuh lainnya seperti kelenjar getah bening, usus, ginjal, kandungan, tulang, sampai otak.

Gejala TBC
Penyakit TBC Menular Lewat Udara

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi perhatian dunia.

tuberkulosis 5 menular

Hingga saat ini, belum ada satu negara pun yang bebas TBC. Angka kesakitan (=morbiditas), dan Angka kematian (=mortalitas) akibat kuman mycobacterium tuberculosis ini pun tinggi.

di Indonesia sendiri yang jumlah penduduknya mencapai 255 juta jiwa, diperkirakan ada 1,6 juta orang yang mengidap penyakit Tuberkulosa. dan ini menempatkan Indonesia sebagai negara ke 3 terbesar pengidap TBC, setelah India, dan Cina.

Gejala TBC

tuberkulosis gejala

Penderita yang terserang bakteri tersebut biasanya akan mengalami gejala-gejala, seperti:

  • Demam tapi tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam.
  • Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul.
  • Penurunan nafsu makan dan berat badan,
  • Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah),
  • Dapat terasa sesak dan nyeri dada,
  • Perasaan tidak enak (malaise), dan lemah

Untuk memastikan seseorang terkena TB atau tidak, tim medis melakukan diagnosis dengan mengadakan pemeriksaan dahak secara mikroskopis langsung (BTA=Basil Tahan Asam))

tuberkulosis periksa lab

dilakukan 3 kali pemeriksaan di laboratorium, minimal 2 kali pemeriksaan BTA. Untuk membuktikan apakah benar dahaknya/sputumnya mengandung banyak kuman atau bakteri Mycobacterium Tuberculosis yang bentuknya basil/batang dan sifatnya tahan asam ??

tuberkulosis dahak

☺Anak kecil memang sulit untuk mengeluarkan dahaknya, maka dapat dilakukan pemeriksaan Mantoux Test atau Uji Tuberkulin

2004 Gabrielle Benenson This technician is in the process of correctly placing a Mantoux tuberculin skin test in this recipient’s forearm, which will cause a 6mm to10mm wheal, i.e., a raised area of skin surface, to form at the injection site.The Mantoux tuberculin skin test is used to evaluate people for latent tuberculosis (TB) infection. In the United States, this skin test consists of an intradermal injection of exactly one tenth of a milliliter (mL) of tuberculin, which contains 5 tuberculin units. Correct placement of this intradermal injection involves inserting the needle bevel slowly at a 5° to 15° angle. The needle bevel is advanced through the epidermis, the superficial layer of skin, approximately 3mm so that the entire bevel is covered and lies just under the skin. A tense, pale wheal that is 6 to 10mm in diameter appears over the needle bevel.

Cara Melakukan Mantoux Test ini :Dosis standard 5 tuberculin unit (0.1 mL) disuntikkan diantara jaringan kulit (intradermal injection), hasilnya baru kita baca dan evaluasi setelah 48 hingga 72 jam kemudian.

tuberkulosis mantoux-test

Kita bisa mengukur diameter dari reaksi indurasi (daerah mengeras yang teraba) dilengan bawah ditempat suntikan tuberculin sebelumnya, jika teraba indurasi maka anak tersebut kemungkinan telah terpapar /terinfeksi dengan kuman Mycobacterium tuberculosis.

Pemeriksaan penunjang lain yang harus dilakukan, yaitu rontgen thorax/ rontgen dada.

tuberkulosis periksa 2

tuberkulosis rontgen paru

Bagaimana Cara Penularan TBC ??

♥ TBC sangat mudah menular, yaitu lewat cairan di saluran napas yang keluar ke udara lewat batuk/bersin & dihirup oleh orang-orang di sekitarnya.

tuberkulosis penularan

Tapi tidak semua orang yang menghirup udara yang mengandung kuman TBC akan sakit.

Pada orang-orang yang memiliki tubuh yang sehat karena daya tahan tubuh yang tinggi dan gizi yang baik, penyakit ini tidak akan muncul dan kuman TBC akan “tertidur”.

Namun, pada mereka yang rentan, misalnya:

  • Mengalami kekurangan gizi,
  • Daya tahan tubuh menurun/ buruk (misalnya HIV/AIDS)
  • Terus-menerus menghirup udara yang mengandung kuman TBC akibat lingkungan yang buruk,
  • Berada di ruangan yang tidak terkena sinar matahari dan lembab bersama-sama dengan penderita TBC.

Maka mereka akan lebih mudah terinfeksi TBC (menjadi ‘TBC aktif’) atau dapat juga mengakibatkan kuman TBC yang “tertidur” di dalam tubuh dapat aktif kembali (reaktivasi).

tuberkulosis cegah menular

Penyakit Tuberkulosis dapat dicegah dengan cara:

  • Mengurangi kontak dengan penderita penyakit TBC aktif.
  • Menjaga standar hidup yang baik, dengan makanan bergizi, lingkungan yang sehat, dan berolahraga.
  • Pemberian vaksin BCG (untuk mencegah kasus TBC yang lebih berat). Vaksin ini secara rutin diberikan pada semua balita.
  • Perlu diingat bahwa mereka yang sudah pernah terkena TBC dan diobati, dapat kembali terkena penyakit yang sama jika tidak mencegahnya dan menjaga kesehatan tubuhnya.

tuberkulosis cegah

JADI JIKA ANDA, atau ORANG LAIN MENGALAMI GEJALA-GEJALA SEPERTI GAMBAR BERIKUT:

tuberkulosis gejala 2

SEGERA PERIKSAKAN KE DOKTER UNTUK MENDIAGNOSA KEMUNGKINAN TBC

Pengobatan TBC

Pengobatan Tuberkulosis adalah pengobatan jangka panjang, biasanya pengobatan TBC lamanya 6-9 bulan dengan paling sedikit 3 macam obat.

Obat yang digunakan untuk TBC digolongkan atas dua kelompok yaitu :

  • Obat primer : INH (isoniazid), Rifampisin, Etambutol, Streptomisin, Pirazinamid.
    • Memperlihatkan efektifitas yang tinggi dengan toksisitas yang masih dapat ditolerir, sebagian besar penderita dapat disembuhkan dengan obat-obat ini.
  • Obat sekunder : Exionamid, Paraaminosalisilat, Sikloserin, Amikasin, Kapreomisin dan Kanamisin.

tuberkulosis obat 3

Karena memerlukan pengobatan jangka panjang, Maka diperlukan kesadaran dari pasien untuk mau sembuh tuntas, dan keluarga atau teman di rumah juga HARUS TIDAK BOSAN MENGINGATKAN SETIAP HARI dan LANGSUNG MELIHAT SENDIRI obat itu ditelan pasien.

Seperti Pengawas Minum Obat (PMO)☺

tuberkulosis obat 2

Apalagi biasanya setelah 2-3 pekan meminum obat, gejala-gejala TBC akan hilang sehingga pasien menjadi malas meminum obat dan kontrol ke dokter.

Jika pengobatan TBC tidak tuntas, maka ini DAPAT MENJADI BERBAHAYA karena sering kali obat-obatan yang biasa digunakan untuk TBC menjadi tidak mempan pada kuman TBC (resisten).

Akibatnya, harus diobati dengan obat-obat lain yang lebih mahal dan “keras”. Pengobatan pun akan jadi semakin panjang (bisa sampai 2-3 tahun). Yang rugi pasien sendiri. Hal ini harus dihindari dengan pengobatan TBC sampai tuntas.

Pengobatan jangka panjang untuk TBC dengan banyak obat tentunya akan menimbulkan dampak efek samping bagi pasien.

Efek samping yang biasanya terjadi pada pengobatan TBC adalah:

  • Nyeri perut,
  • Penglihatan/pendengaran terganggu,
  • Kencing berwarrna merah seperti darah,
  • Demam tinggi,
  • Muntah,
  • Gatal-gatal dan
  • Kemerahan kulit,
  • Rasa panas di kaki/tangan,
  • Lemas,
  • Mata/kulit kuning.

Itu sebabnya penting untuk selalu menyampaikan efek samping yang timbul pada dokter setiap kali kontrol sehingga dokter dapat menyesuaikan dosis, mengganti obat dengan yang lain, atau melakukan pemeriksaan laboratorium jika diperlukan.

Pengobatan untuk penyakit-penyakit lain selama pengobatan TBC pun sebaiknya harus diatur dokter untuk mencegah efek samping yang lebih serius/berbahaya.

tuberkulosis sembuh 2

Semoga informasi mengenai gejala penyakit Tuberkulosis, faktor penyebab dan cara pencegahan di atas bermanfaat buat Anda yang membutuhkan informasi tersebut.

Artikel terkait :

Batuk, pilek, dan demam : Petunjuk Pengobatannya

Vaksin palsu : Apa beda manfaatnya dengan asli ?

AIDS / HIV: Apa Bedanya? Apakah ada Obatnya?

 

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin