Teman memicu tawa

Jika Anda ditanya, apa yang membuat Anda tertawa? Amat mungkin Anda menjawab lelucon dan humor. Namun, benarkah demikian?

Robert Provine, seorang psikolog dari Universitas Maryland, Amerika Serikat, menemukan bahwa kita sejatinya paling banyak tertawa ketika berbicara dengan teman dan sahabat.

Bahkan, kemungkinan kita akan tertawa saat kita bersama orang lain, meningkat 30 kali lipat.

Yang menarik, tawa kita tidak dipicu oleh humor atau lelucon teman.

Kita tertawa pada pernyataan dan komentar lawan bicara yang mungkin tidak selalu lucu. Tawa kita adalah bentuk komunikasi.

Hal itu menunjukkan bahwa tawa ialah perilaku sosial yang kita lakukan guna menunjukkan kepada orang lain bahwa kita menyukai mereka dan kita memahami mereka.

Saat hidup penuh dengan tekanan, humor memberi harapan dan energi positif, hubungan yang sedang bermasalah pun bisa lebih mudah diperbaiki. Apa saja manfaat lain dari tertawa yang bisa kita dapatkan?

  1. Membuat seluruh tubuh jadi rileks. Tertawa melepas ketegangan fisik, dan memberikan relaksasi pada otot, karena pada saat tertawa otot-otot di perut, wajah, dan bahu menjadi rileks.
  2. Tertawa meningkatkan sistem imun tubuh, mengurangi hormon stres, dan melindungi tubuh terserang dari penyakit.
  3. Tertawa akan menghasilkan banyak zat kimia bahagia bagi tubuh yaitu hormon endorfin yang bisa melindungi tubuh dari serangan jantung atau masalah kardiovaskular.
  4. Melancarkan peredaran darah.
  5. Menonton film komedi bisa membantu mengurangi simptom/ gejala alergi pernafasan pada penderita asma.
  6. Menurunkan kadar gula dalam darah.
  7. Membakar kalori tubuh sebanyak 20 persen.
  8. Selain kesehatan fisik, tertawa bermanfaat untuk kesehatan jiwa, mengurangi stress, memunculkan emosi positif dan harapan, bukan kecemasan atau ketakutan.
  9. Manfaat sosial dari tertawa adalah bisa memperkuat hubungan, menarik perhatian orang lain kepada kita, memperkuat teamwork, membantu mencegah konflik, dan menyehatkan emosi. Kita selalu merasa baik dan ingin tertawa, ada kekuatan untuk bisa menghadapi kesulitan seperti apapun

Karena alasan-alasan inilah, tertawa dapat dijadikan salah satu terapi yang baik untuk menjaga kesehatan dan juga mempercepat penyembuhan. Yang lebih penting adalah Gratis. Untuk itu, jangan tunggu lebih lama lagi, lebih banyaklah tertawa! Tentu saja asal jelas alasannya dan bukan tertawa sendiri tanpa sebab atau tertawa atas penderitaan orang lain. ^0^ Selamat tertawa!

tawa

Riset pada otak menunjukkan bahwa ketika orang lain tertawa, meskipun dipicu oleh sesuatu yang tidak begitu lucu, otak kita merespons tawa tersebut dengan menginstruksikan otot-otot wajah untuk ikut tertawa.

Hal ini menjelaskan mengapa kita turut tertawa ketika banyak orang di sekitar kita tertawa lepas.

Pengalaman saya sebagai praktisi kesehatan juga.  Saya selalu berusaha mencari kesempatan untuk mentertawakan hal paling kecil sekalipun di depan pasien. terbukti, Pasien akan merasa lebih baik keadaannya jika saya bisa mengajaknya tertawa.  So keep smile, dan berikan pelayanan terbaik kepada konsumen Anda yaitu tertawa. hahaha

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin