Penyakit Sifilis sering dikenal orang awam dengan sebutan Raja Singa. Iya, Benar. Namun banyak juga masyarakat awam yang salah mengenal penyakit sifilis ini sebagai kencing nanah atau gonore.

Jelas-jelas Penyakit Sifilis ini Berbeda dengan kencing nanah atau gonore .

Kuman penyebab atau dalam hal ini adalah bakteri dari masing-masing penyakit saja sudah berbeda.

  • Sifilis atau raja singa disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum.
  • Sedangkan Kencing Nanah atau bahasa medisnya adalah Gonore (bahasa Inggris: gonorrhea atau gonorrhoea) disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae.

Memang penularannya sebagian besar disebabkan oleh hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi bakteri-bakteri tersebut. Karena itu, jika sering “jajan sembarangan”, maksudnya banyak partner sex, resiko tertularnya juga semakin besar, apalagi tanpa pengaman atau kondom.

Bukan tidak mungkin, orang-orang yang “nakal”, maksudnya yang sering berganti-ganti pasangan seksual dapat terinfeksi penyakit-penyakit menular, seperti:

  • SIFILIS/ RAJA SINGA
  • GONORE/ KENCING NANAH,
  • HIV atau AIDS,
  • HEPATITIS B, HEPATITIS C.

Pada artikel ini, kita akan bersama-sama mengetahui tentang penyakit sifilis. Untuk penyakit-penyakit menular seksual lain, artikelnya akan segera dibuatkan. Namun artikel HIV atau AIDS sudah selesai dibuat, dan diupdate. Anda dapat segera klik untuk mengetahui informasinya.


Baiklah, kita akan memulai dengan sifilis atau dikenal dengan Raja Singa. 🙂

Sifilis adalah Infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum, Masa inkubasinya (=waktu di mana kuman atau si bakteri tadi masuk untuk menginfeksi SAMPAI menimbulkan gejala, dan komplikasi) 2 minggu-3 bulan.

penyakit sifilis-2

Gejala awal pada sifilis stadium 1/stadium primer adalah terdapat suatu luka atau tukak yang tunggal atau hanya satu, dasarnya bersih, bentuknya bulat, pinggirannya agak sedikit keras. Dan karena tidak nyeri, seringkali tidak diperhatikan pasien.

penyakit sifilis-gambar-7-sensor

Apalagi pada pasien perempuan, seringkali pasien tidak sadar bahwa luka karena sifilis itu berada di dalam vagina. Sehingga tidak dapat terlihat, dan tidak terasa  apa-apa karena tidak nyeri. Kalaupun ada keluhan dari wanita, keluhannya hanya berupa keputihan, namun sangat minimal dan bisa hilang sendiri juga.

Kadang-kadang tanpa diobati pun, luka/ tukak/ lesi itu bisa hilang sendiri. NAMUN BUKAN BERARTI SEMBUH, Bakteri yang menginfeksi masih tetap ada, TIDAK MATI, bahkan bisa masuk ke aliran darah (bersifat laten= menginfeksi dalam jangka waktu panjang)

penyakit sifilis-gambar-4-sensor

Nantinya, dia akan berkembang menjadi Sifilis Stadium 2/ stadium sekunder, yang bisa mengenai kulit di beberapa tempat, dan juga organ-organ lain.

Gejala khas lain pada sifilis stadium 2, adalah terdapat Pembesaran Kelenjar Getah bening misalnya di leher, ketiak, dan sela paha.

penyakit sifilis-pembesaran-kgb

Pembesaran kelenjar gening karena infeksi sifilis ini, seringkali tidak terasa nyeri. Sehingga penderita tidak mengeluhkan dan juga tidak memeriksakan diri segera ke dokter.

Sifilis stadium 2 yang menginfeksi kulit, bisa sampai ke telapak tangan, dan telapak kaki

penyakit sifilis-tahap-2

Penyakit Sifilis jika bersamaan atau mengalami juga infeksi menular seksual lainnya seperti HIV atau AIDS yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh penderita, PASTI LEBIH PARAH GEJALANYA.

Luka pada sifilis stadium 2 dapat berkembang menjadi lues maligna (Penderita sifilis yang juga menderita HIV lebih memungkinkan terjadi gejala yang lebih parah)

penyakit sifilis-lues-maligna

Gambar: Pasien penderita sifilis yang juga menderita HIV/ AIDS.

Lues maligna ini merupakan kelainan kulit yang khas. Lesi-Lesi/ Lukanya itu berupa bercak-bercak merah yang agak membasah seperti gambar di atas, berukuran kira-kira 2,5 cm, dan ada banyak sekali di tubuh penderita.

Terkadang luka atau lesi pada sifilis stadium 2, bisa juga hilang sendiri. NAMUN TETAP BUKAN BERARTI SEMBUH.

Jika sifilis stadium 2 ini terus dibiarkan dan tidak diobati, maka sifilis stadium 2 akan berkembang menjadi sifilis stadium 3/ stadium tersier .

Pada stadium 3/ tersier dari penyakit sifilis ini, penderita akan mengalami komplikasi yang terjadi pada jantung, otak, kulit dan tulang.

Misalnya bila kuman sifilis menginfeksi jantung terjadi gagal jantung.  Bisa juga mengenai sistem saraf pusatyang dapat berakibat kejang, dan penurunan kesadaran.

Komplikasi berat dari penyakit sifilis stadium 3/ tersier ini dapat mengakibatkan KEMATIAN.


Bagaimana awal mula kelainan sifilis ini??

Kelainan awalnya, adalah LUKA di lokasi kontak dengan kuman sifilis atau bakteri Treponema pallidum itu. Biasanya di alat kelamin (saat melakukan hubungan sex), atau di mulut (yang melakukan sex oral). TIDAK NYERI sehingga sering terabaikan.

sifilis-vital-adobe

Biasanya penderita belum mau ke dokter.. Karena dikira hanya luka kecil, biasa, Tidak nyeri, bisa hilang sendiri, namun KUMANNYA/ BAKTERI Treponema Pallidum itu sebenarnya MASIH ADA,

Jika Penyakit sifilis ini tidak diobati, nantinya dapat menginfeksi organ-organ vital, termasuk kulit di berbagai tempat (di telapak tangan, telapak kaki, punggung, wajah, dan lain-lain)

sifilis-11

Penyakit sifilis atau raja singa ini bisa bermanifestasi di seluruh tubuh, dan menyebar melalui aliran darah/sistemik.

Infeksi kulit yang berat karena sifilis ini, terkadang sulit dibedakan dengan penyakit kulit lainnya karena bisa menyerupai. Tampaknya bisa seperti bekas jerawat, atau koreng biasa.

Jadi untuk diagnosa pasti, lakukanlah pemeriksaan penunjang Serologi darah, yaitu Test sifilis untuk membuktikan adakah kuman ini di dalam darah.

Pemeriksaan serologi yang dilakukan, biasanya mencakup test HIV, Hepatitis B, Hepatitis C, dan test Sifilis. Lakukanlah semuanya untuk menunjang diagnosis.

sifilis-10-kulit

Kalau sudah parah seperti ini, Pasti akan ke dokter. Dalam hal ini, dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (SpKK) yang paling berkompeten.


Kita baru bisa mengetahui apakah itu sifilis atau bukan, dengan pemeriksaan Laboratorium darah.

Seringkali, pasien-pasien tidak menyadari bahwa dirinya terkena sifilis, namun setelah darahnya dicek di laboratorium, ternyata VDRL/TPHA nya positif. Itulah yang dimaksud sifilis dalam stadium laten.  Itu TETAP PERLU DIOBATI. Namun pengobatannya berbeda dengan sifilis stadium 1 dan 2.

Biasanya pada sifilis stadium laten, dokter akan menginjeksi obat penicillin G benzathine 2.4 juta unit Intra Muscular 3 kali selang 1 minggu. Namun pemberian obat ini pada stadium 1 dan 2, hanya diberikan 1 kali.

Lakukanlah skin test terlebih dahulu untuk memastikan bahwa pasien tidak alergi dengan antibiotik penicillin.

PENGOBATAN ANTIBIOTIK PILIHAN/ YANG CUKUP EFEKTIF UNTUK MENGOBATI INFEKSI SIFILIS ADALAH PENICILLIN.

Bagaimana Cara Penularan penyakit sifilis??

♥ Karena penyakit sifilis ini termasuk Penyakit Menular Seksual (PMS), maka  Penyebaran bakteri sifilis ini, bisa melalui darah, sperma, cairan vagina atau pun cairan tubuh lainnya:

sifilis-8-telapak-tangan

  • 1. Sebagian besar/ 90%, Cara Penularannya Melalui Hubungan Sex/ Kelamin dengan pasangan seksualnya yang terinfeksi sifilis.
    • Tidak hanya antar alat kelamin, tetapi alat kelamin dengan oral/ mulut (oro-genital/ sex oral) juga bisa mengakibatkan partner sexnya tertular. Karena itu Bisa timbul juga luka sifilis di mulut dan sekitarnya.
  • 2. Karena kuman sifilis dapat beredar di dalam darah penderita. Maka kontak dengan darah penderita sifilis dapat beresiko tertular. Misalnya:
    • Menerima transfusi darah. Tetapi saya pikir hampir mustahil, karena darah yang akan ditransfusikan sudah melalui proses screening yang ketat sehingga aman digunakan.
    • Melalui Tatto atau alat cukur. Hati-hati dengan penggunaan tatto yang ditusuk-tusuk. Jarum yang digunakan untuk tatto HARUS DIGANTI. Juga setiap kali menggunakan alat cukur, maka alat cukurnya PASTIKAN HARUS DIGANTI .
    • ALAT APAPUN YANG DAPAT MEMBUAT LUKA, HARUS DIGANTI JIKA INGIN DIPAKAI KE PENGGUNA BERIKUTNYA. Dikhawatirkan pengguna sebelumnya adalah penderita sifilis.
    • Penggunaan jarum suntik berulang atau bergantian, di antara beberapa orang juga berisiko menularkan infeksi. Yang paling sering adalah pengguna narkoba suntikan yang sering bertukar jarum suntik dengan temannya.
  • Wanita hamil yang menderita sifilis ini dapat menularkan infeksi ini ke bayinya. Bayangkan bayi yang tidak bersalah dapat terinfeksi sifilis ini dari ibunya.

sifilis-bayi

Bagaimana cara pencegahan yang efektif agar tidak tertular sifilis??

  • ♥ Lakukan Hubungan seksual HANYA dengan ISTRI atau SUAMI Anda saja. Jangan selingkuh 🙂
  • Lakukan pemeriksaan serologi (test darah sifilis) sekarang juga untuk memastikan bahwa Anda tidak terinfeksi sifilis. Boleh juga dengan melakukan donor darah .
    • Pastinya darah yang Anda sumbangkan mendapat screening infeksi dari petugas bank darah setempat (test darah sifilis, test HIV, Hepatitis B, dan hepatitis C). Tanyakan hasil screening darah Anda.
  • Kondom memang dapat mencegah penularan. Namun alangkah baiknya Anda tetap dianjurkan Jangan Selingkuh. Tetap setia pada pasangan sehidup-semati Anda 😛
  • Pastikan Anda tidak bertukar alat apapun yang dapat membuat luka, misalnya :Alat cukur, jarum akupuncture, jarum suntik, jarum pembuat tatto, dan lain-lain. Takutnya pemakai sebelumnya adalah penderita sifilis.
  • Bagi ibu hamil, Lakukanlah screening test darah sifilis. Apabila diketahui terinfeksi sifilis, HARUS MENJALANI PENGOBATAN SIFILIS AGAR TIDAK MENULARKAN INFEKSI SIFILIS INI KE BAYI YANG DIKANDUNGNYA. Karena penyakit sifilis ini diakibatkan bakteri Treponema pallidum, maka pengobatannya tentu dengan antibiotik untuk memutus jalur penularannya.

Terimakasih sudah membaca artikel mengenai salah satu Penyakit Menular Seksual ini, yaitu Penyakit Sifilis atau Raja Singa. Hopefully, artikelnya dapat bermanfaat untuk pembaca sekalian.

Artikel terkait:

gonore-pria

Gonore atau Kencing Nanah: Bahaya akibat sering “nakal”/ selingkuh/ free sex!. Jadi Tetaplah setia..

sifilis-hiv

AIDS / HIV: Apa Bedanya? Apakah ada Obatnya?

donor-darah-dewa

Donor Darah : Ayo Rame-rame Sumbang Darah!

sifilis-keputihan

Artikel kesehatan terlengkap tentang keputihan pada wanita

sifilis-narkoba

Narkoba : Bagaimana memulai treatment ?

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin