• Rasa tidak nyaman dalam mulut.
  • Luka berwarna putih yang biasa muncul di lidah atau dinding mulut.
  • Muncul stomatitis atau kemerahan dan rasa nyeri pada bagian mulut yang terkena sariawan
  • Pendarahan ringan yang terjadi jika sariawan tergores.
  • Sensasi terbakar pada lidah.
  • Bagian dalam mulut dan tenggorokan memerah dan terasa perih.
  • Rasa sakit atau tidak nyaman saat menelan.
  • Kulit di bagian sudut mulut pecah-pecah atau kemerahan.

Jika sariawan Anda terasa sakit dan tidak kunjung sembuh, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Dokter biasanya akan mengambil sampel dari permukaan luka dengan cotton bud steril agar dapat memeriksa jenis mikroorganisme yang jadi penyebabnya. Dokter juga mungkin akan menganjurkan tes darah untuk mengecek kemungkinan adanya penyakit lain yang menjadi penyebab sariawan tersebut.

Jenis sariawan

Sariawan juga berbeda-beda jenisnya, dan rasa sakit yang dirasakan juga akan berbeda tergantung pada jenis apa sariawan yang diderita.

  • 1. Stomatitis Aphtosa atau Cancer sore

Sariawan jenis ini akan memiliki luka yang berwarna putih atau kuning, dan pinggiran luka akan berwarna merah. Sariawan ini juga dapat hanya timbul satu atau juga banyak sekaligus. bagian mulut yang biasanya terkena jenis sariawan ini adalah dinding mulut bagian pinggir, bibir dan juga lidah. dan penyembuhan sariawan ini juga cukup lama hingga mencapai 10 hari, dan yang paling sebentar adalah 5 hari.

sariawan 3

  •  2. Sariawan Herpes Simplex tipe 1 atau cold sore

Sariawan jenis ini biasanya akan muncul bersamaan dengan penyakit herpes. karena sariawan ini dipicu oleh virus penyakit herpes. ciri dari sariawan ini timbul secara bersamaan sehingga banyak sariawan pada mulut, bibir, dan wajah. Areanya non genital( bukan daerah kelamin), karena itu HSV tipe 1, dikenal dengan herpes oral.

Sebelum muncul sariawan jenis ini mulut akan terasa panas dan juga merasakan nyeri. dan penyembuhan untuk sariawan ini bisa sampai seminggu hingga 10 hari lamanya.

sariawan 2

  • 3. Sariawan iritasi

Jenis sariawan iritasi yang paling banyak terjadi. karena sariawan jenis ini adalah luka yang disebabkan ketika tidak sengaja tergigit ketika makan atau berbicara, sehingga setelah gigitan akan muncul sariawan. ^_^ hati-hati makanya..


Penyebab Sariawan tergantung jenisnya:

1. Penyebab Sariawan Aphtous

Sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa penyebab sariawan ini, akan tetapi terdapat banyak faktor yang mungkin berkontribusi terhadap timbulnya stomatitis aphtous ini, seperti :

@[email protected] Lalu bagaimana dengan kekurangan Vitamin C yang selama ini dianggap biang keladi terjadinya sariawan????

  • Menurut Ahli penyakit mulut dari Departemen Gigi dan Mulut FKGUI-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, DR. drg. Harum Sasanti Yudoyono, Sp.PM. Ia mengatakan, sariawan muncul karena banyak faktor dan BUKAN  hanya karena kekurangan vitamin C.
  • “Kekurangan vitamin C tidak selalu menyebabkan sariawan, melainkan lebih dapat membuat gusi berdarah atau Gingivitis kronis (peradangan gusi). Jadi vitamin C tidak selalu berkaitan dengan sariawan,” jelas drg. Harum.
  • drg. Harum menambahkan, bila Anda sariawan lebih baik mengonsumsi vitamin B seperti B1, B6, B12 dan asam folat.  

2. Penyebab Sariawan Herpes/ Cold sore

Jenis sariawan ini disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 1 atau dikenal dengan herpes oral.

Tidak seperti sariawan aphtous, sariawan ini dapat menular.. Caranya dengan kontak langsung pada daerah tubuh penderita yang terkena  HSV tipe 1 ini.

Setelah seseorang pernah terinfeksi  virus akan tetap berada dalam tubuh dan akan menjadi aktif ketika daya tahan tubuh drop seperti ketika stres, demam, trauma, perubahan hormonal (seperti menstruasi), dan paparan sinar matahari yang berlebihan.

HSV tipe 1 ini areanya non genital (bukan pada alat kelamin). Bisa di mulut, bibir, dan wajah. dapat menyerupai seperti sariawan apabila ditemukan di bibir atau mulut. Bentuknya seperti vesikel (lepuhan kecil berisi cairan)

sariawan 4

3.Penyebab Sariawan Iritasi

Iritasi pada mulut dapat disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut:

  • Tergigitnya pipi, lidah, atau bibir
  • Pemakaian kawat gigi atau peralatan gigi lain yang tajam,
  • Penggunaan gigi palsu,
  • Gigi yang patah.
  • Penyakit gusi (gingivitis) atau infeksi mulut lainnya.
  • Makanan atau minuman yang panas
  • Nginang (Mengunyah tembakau)
  • Alergi terhadap hal-hal tertentu, seperti makanan atau obat-obatan.
  • Penyakit autoimun yang mempengaruhi lapisan mukosa mulut, seperti penyakit lupus, penyakit Crohn, atau penyakit Behcet .
  • Konsumsi obat-obatan tertentu seperti obat kemoterapi, antibiotik, obat yang digunakan untuk rheumatoid arthritis , atau obat epilepsi.
  • Paparan radiasi pada pengobatan kanker.

Mengetahui jenis dan penyebab sariawan akan memudahkan kita dalam pengobatannya, selanjutnya silahkan baca petunjuk Cara Mengatasi Sariawan, semoga bermanfaat.


Cara Tepat Mengatasi Sariawan

Langkah awal, tentu saja mencari tahu penyebab sariawan seperti yang saya sebut di atas, dan atasi penyebabnya ^_^

  • Misal karena infeksi Jamur Candida Albicans —> maka diberikan obat anti Jamur,  seperti Nystatin syrup. Pemakaiannya

sariawan 5

Mycostatin jangan langsung ditelan. Melainkan dioles langsung atau gunakan untuk berkumur. Makin lama tinggal dalam mulut untuk berkumur makin efektif. Dewasa, 5 ml (1 sendok teh) . 4 kali sehari untuk berkumur. Balita cukup 2,5 ml( setengah sendok teh), 4 kali sehari untuk berkumur.

1 Jam jangan minum/makan setelah proses pengobatan.

  • Lihat Faktor-faktor penyebab di atas yang dapat memicu sariawan, misalnya merokok, higiene mulut tidak dijaga dengan baik. Maka sebaiknya BERHENTI MEROKOK, dan rawat kesehatan gigi, dan mulut dengan baik. Sangat simple khan ^_^
  • Jika penyebabnya kurang serat, maka perbanyaklah konsumsi buah-buahan dan sayuran.
  • Jika penyebabnya Herpes Simplex, segera ke dokter. Maka dokter akan memberikan pengobatan anti virus seperti Asiclovir. Jika melibatkan infeksi bakteri, maka diberikan obat anti mikroba.
  • Hati-hati jika mengunyah.  Jangan sampai tergigit  karena dapat menyebabkan iritasiterjadi  sariawan.
  • Selain itu, merawat dan memeriksakan kondisi mulut serta gigi secara teratur ke dokter gigi juga dapat membantu menurunkan risiko munculnya sariawan.

Biasanya saya sering berikan kenalog cream (Triamcinolone), 3 kali sehari, dioleskan di daerah sariawan. Jangan lupa sebelum tidur juga dioleskan.

Penting! Jika setelah mempraktikkan /mencoba petunjuk diatas , penyakit sariawan anda belum juga sembuh segera cek ke dokter terdekat.

Sekian petunjuk tentang sariawan. Hopefully informasinya bermanfaat untuk kita semua. Glad to share.

Artikel terkait:

♥ Herpes Zoster : Apakah cacar ular/cacar api, yang melingkari badan Menyebabkan KEMATIAN ?? Mitos atau Fakta?? dan APA Perbedaannya dengan cacar air/ Varicella, serta Herpes Simplex yang terjadi di area mulut dan genital/ alat kelamin??

♥ Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut : 5 Penyebab masalah gigi dan mulut, serta solusinya

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin