Sindrom Tourette adalah kondisi kelainan/ gangguan neurologis (=berhubungan dengan saraf) yang membuat penderitanya melakukan gerakan motorik secara spontan, berulang-ulang, tetapi tidak disengaja. Kita kenal sebagai tic motorik.

Di samping itu dia juga mengeluarkan kata-kata atau ucapan yang berulang-ulang atau disebut juga vokal tic. Dia sendiri juga tidak dapat mengontrolnya, dan ini terjadi secara tiba-tiba.

Gerakan tic motorik yang umum yang terlihat dalam sindrom Tourette

Tics sederhana Tics kompleks
Mata berkedip-kedip Meniru gerakan yang terlihat
Leher kepala menyentak-nyentak Berputar-putar ketika berjalan
Bahu sering diangkat-angkat Berjalan mengikuti jejak
Mata melirik terus Isyarat cabul
Otot perut mengeras Mengepak-ngepakkan tangan
Lidah menjulur keluar Melompat- lompat

sindrom tourette

Gerakan tic vokal yang umum dilihat di sindrom Tourette

Tics sederhana Tics kompleks
Cegukan Nada suara berbeda/ berubah-ubah
Berteriak Mengulang kata-kata
Menggonggong Mengulang- ulang  suara yang didengar
Mendengkur Mengucapkan kata-kata cabul, vulgar, umpatan

TIDAK SEMUA GEJALA AKAN TERJADI PADA PASIEN SINDROM TOURETTE

Misalnya pada saat serangan, Hanya gerakan seperti mengedip-ngedipkan mata, mengangkat bahu, menggeleng-gelengkan kepala, ataupun mengulangi kata-kata yang dominan menonjol atau terlihat.

Tic di definisikan sebagai pergerakan (motorik) atau ucapan (vokal) yang terjadi secara spontan/ tidak sengaja, tanpa sebab, tanpa sadar, berulang kali dan tidak dapat dikendalikan.


¶ Apakah penyebab dari sindrom tourette?? Apa karena keturunan atau lingkungan atau kenapa bisa terjadi??

♥ Sebenarnya dari beberapa studi penelitian, para ahli belum mengetahui secara pasti penyebab dari sindrom tourette itu sendiri. Tetapi beberapa ahli mengatakan bahwa sindrom tourette disebabkan ada gangguan fungsi zat-zat kimia pada struktur otak penderita.

Faktor-faktor risiko memang bisa dari lingkungan atau genetik (=diwariskan dari keluarganya yang menderita sindrom tourette)

¶ Apakah sindrom tourette ini ada terapi khusus??

♥ Sampai sekarang belum ada terapi khusus untuk pengobatan. Masih dalam proses penelitian. Obat-obat yang diberikan hanya untuk mengurangi gejala-gejalanya saja. Tetapi tidak bisa menyembuhkan atau membuatnya stop sama sekali. Biasanya akan dilakukan tambahan terapi, yaitu fisioterapi.

Biasanya obat yang diberikan adalah yang dapat mengendalikan gelisah dan perilaku obsessive-compulsive seperti Clonidine (bisa juga untuk mengobati tekanan darah tinggi/ hipertensi) atau guanfacine

  • Obsesi adalah gagasan, khayalan atau dorongan yang berulang, tidak diinginkan dan mengganggu, yang tampaknya konyol, aneh atau menakutkan. Kompulsi adalah desakan atau paksaan untuk melakukan sesuatu yang akan meringankan rasa tidak nyaman akibat obsesi.

Benzodiazepines, seperti clonazepam dan diazepam, juga bisa membantu mengatasinya. Obat-obatan ini adalah obat penenang.

Sering kali, penderita sindrom tourette ini dipandang luar biasa oleh masyarakat. Karena memang gejala tic motorik ataupun tic vokalis terjadi secara tiba- tiba dan tidak terkendalikan. Dan ini adalah sesuatu yang berbeda, sehingga dapat menyebabkan depresi, kecemasan, keinginan bunuh diri, juga sulit tidur.

Untuk kasus Tora Sudiro, dia mengkonsumsi obat Dumolid untuk mengatasi gangguan tidur (insomnia). Obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi kejang-kejang, gangguan kecemasan, dan depresi. Obat dumolid ini adalah nama merek nya, sedangkan obat generiknya atau kandungan nya adalah nitrazepam yang termasuk ke dalam kelas obat Benzodiazepin, atau obat penenang.

Untuk kasus yang berat, misalnya sampai melibatkan gangguan kejiwaan dan mental, biasanya akan diberikan obat anti psikotik, misalnya haloperidol,  olanzapine, pimozide, dan risperidone.

Obat-obat di atas terutama untuk menekan atau menghambat fungsi-fungsi abnormal dari aktifitas persarafan.

Saya menyarankan, apabila Anda mengalami gejala sindrom tourette, yaitu terjadi tic motorik dan tic vokalis secara tiba-tiba dan tidak bisa Anda kendalikan, saya sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter yang paling ahli di bidang ini, yaitu dokter Spesialis Saraf.


Di suatu wawancara, Ananda Sukarlan juga mengakui selain mengidap sindrom tourette, ia juga mengidap sindrom asperger. Saya akan memberikan informasi singkat mengenai sindrom Asperger.

Sindrom Asperger termasuk suatu golongan autisme. Ciri-ciri yang ditunjukkan oleh pengidap Asperger dan autisme sangat mirip,  tetapi Asperger dianggap sebagai bentuk autisme ringan.

Pengidap Asperger tidak memiliki kesulitan dalam belajar, berbahasa, maupun memproses informasi. Mereka justru biasanya menunjukkan kecerdasan di atas rata-rata, cepat menguasai bahasa dan kosakata baru, serta mampu menghafal berbagai hal dengan detail.

Tak seperti kebanyakan kasus orang dengan autisme, mereka yang mengidap sindrom Asperger umumnya bisa menjalani fungsi dan aktivitas sehari-hari dengan baik, meskipun membutuhkan penyesuaian tertentu.

Banyak orang dengan Sindrom Asperger tumbuh dewasa, membangun karier, serta hidup berkeluarga seperti orang pada umumnya. Namun, sindrom ini memang akan terus melekat seumur hidupnya.

Tak ada obat yang bisa menyembuhkan gangguan ini. Biasanya pengidap sindrom Asperger akan dianjurkan untuk menjalani terapi guna melatih kepekaan sosial serta pengelolaan emosi. Jika pengidapnya mengalami gangguan kecemasan atau depresi, dokter akan meresepkan obat penenang atau antidepresan.

Terima kasih sudah membaca artikel singkat mengenai Sindrom Tourette dan Asperger ini. Semoga informasinya bermanfaat dan bisa dibagikan ke orang lain.

1 hal lagi, Sindrom Tourette atau Sindrom Asperger ini bukanlah penyakit infeksi jadi tidak menular. Jadi jangan takut untuk bergaul dengan mereka. Terima kasih.

Artikel-artikel terkait:

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn