Saya ingin mengingatkan supaya jangan sembarangan memilih pengobatan, apalagi untuk kasus patah tulang.

Diharapkan setelah membaca artikel ini sampai selesai, Anda dapat mengambil sikap bijaksana, dan membagikan informasi ini kepada sahabat Anda atau keluarga yang mengalami kejadian patah tulang.

Saya akan memulai artikel tentang patah tulang ini dari kasus nyata dari seorang pasien yang awalnya memilih pengobatan alternatif untuk musibah patah tulangnya:

Seorang laki-laki berumur 35 tahun mengalami patah tulang akibat kecelakaan lalu lintas, dia merasa kesakitan di paha sebelah kiri dan tidak bisa berjalan.

Warga di sekitar lokasi kecelakaan menelpon RS terdekat untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Sesampainya di RS dikatakan bahwa pasien ini mengalami patah tulang paha kiri sehingga perlu dilakukan operasi.

Keluarganya merasa keberatan biaya serta takut akan operasi, sehingga dibawa pulang dan dibawa ke sangkal putung atau dukun patah tulang untuk melakukan pengobatan alternatif.

7 bulan setelah pengobatan patah tulang, tetap tidak bisa berjalan, paha kaki kiri bengkok,  bengkak, memendek, sekaligus lututnya tidak bisa ditekuk, rasa nyeri juga tidak kunjung hilang.

patah-tulang-5-pelat

Keterangan gambar :
a.    patah tulang paha pasien pasca KLL (Kecelakaan lalu Lintas)
b.    7 bulan pasca terapi alternative/ ke dukun patah tulang.
c.    Dilakukan Operasi di RS oleh dokter Spesialis Bedah Tulang.
d.    3 bulan pasca operasi di RS.

Dengan kondisi tersebut, Bapak ini merasa tidak nyaman sehingga keluarga memutuskan untuk memeriksakan ke Rumah Sakit.

Pada pemeriksaan didapatkan hasil rontgen tulang paha mengalami non union atau tidak menyambung sempurna dengan posisi bengkok, serta terjadi kaku sendi lutut (kontraktur genu) sehingga perlu dilakukan operasi untuk perbaikan kondisi tersebut.

Belajar dari pengalaman kesulitan biaya, keluarga sudah mengurus asuransi jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah) sehingga biayanya menjadi sangat ringan.

Sekarang dengan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial), biaya operasi di Indonesia bisa gratis. Jadi tidak perlu takut untuk mendapat penanganan medis terbaik oleh dokter Spesialis Bedah Tulang/ Orthopedi.

Tiga bulan setelah operasi di Rumah Sakit itu, pasien tersebut sudah dapat naik motor lagi dengan nyaman, dan menjalani fisioterapi rutin untuk memperbaiki fungsi lutut yang sudah mulai bisa ditekuk walaupun tidak bisa sempurna karena penanganannya sudah termasuk terlambat.

Belajar dari pengalaman di atas sebenarnya ada permasalahan pada setiap orang yang mengalami patah tulang, yaitu takut operasi dan permasalahan biaya.

Jika, alasannya karena takut operasi, MAKA Anda tak perlu khawatir. Karena ada Anestesi atau pembiusan yang akan membuat Anda tidak nyeri, atau mati rasa saat operasi.

Jika Alasannya karena biaya. Di Indonesia sendiri, ada Jaminan Kesehatan, seperti BPJS yang bisa digunakan. Jadi tidak perlu khawatir akan biaya.

Jadi :Mau dibawa ke mana?? Jika Sahabat Anda mengalami Kecelakaan hingga Patah Tulangnya??

Bawa ke Tukang urut?? Dukun Patah Tulang??, atau ke dokter??

♥ Sudah pasti, jawabannya: Langsung bawa ke dokter, terutama dokter yang paling berkompeten di bidang patah tulang ini, yaitu dokter Spesialis bedah tulang/ Orthopedi dan Traumatology.

Untuk pemulihan setelah operasi, boleh dilanjutkan penanganan oleh dokter Spesialis Rehabilitasi Medik dan Fisioterapi.


Baiklah kita akan bahas secara singkat dan jelas apa itu patah tulang, komplikasi, dan penanganannya.

Patah tulang atau Retak tulang adalah terputusnya kontinuitas tulang. Bisa di mana saja.

patah-tulang

Misalnya Patang tulang paha/ Femur akibat jatuh atau kecelakaan.

patah-tulang-test

Bisa kita lihat pada gambar di atas. Fraktur atau patah tulang adalah rusaknya dan terputusnya hubungan/ kontinuitas jaringan tulang. Biasa diakibatkan tekanan berlebihan yang diterima tulang, misalnya saat terjadi trauma (jatuh, terbentur, atau kecelakaan).

Faktor-faktor yang mempermudah patah tulang, seperti osteoporosis/ Tulang keropos, infeksi tulang (misalnya, TBC tulang), Tumor/kanker tulang, juga bisa dipertimbangkan sebagai diagnosis tambahan.

patah-tulang-osteoporosis
PENYEBAB PATAH TULANG

Patah tulang (fraktur) terjadi ketika tulang dihantam oleh sesuatu yang kekuatannya melebihi kekuatan tulang itu sendiri.

Sebagai contoh, patah tulang dapat terjadi ketika:

Patah tulang terjadi jika tenaga yang melawan tulang lebih besar daripada kekuatan tulang.

Jenis dan beratnya patah tulang dipengaruhi oleh:
Usia penderita
– Arah, kecepatan dan kekuatan dari tenaga yang melawan tulang
– Kelenturan tulang
– Jenis tulang.

Walaupun dengan tenaga yang sangat ringan pun, tulang yang rapuh karena osteoporosis atau tumor, bisa mengalami patah tulang.

patah-tulang-2-tangan

GEJALA PATAH TULANG

  • Nyeri Biasanya merupakan gejala yang sangat nyata. Nyeri bisa sangat hebat dan biasanya makin lama makin memburuk, apalagi jika tulang yang terkena digerakkan.
    • Menyentuh daerah di sekitar patah tulang juga bisa menimbulkan nyeri.
  • Alat gerak tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga penderita tidak dapat menggerakkan lengannya, atau menggenggam dengan tangannya.
  • Darah bisa merembes dari tulang yang patah (kadang dalam jumlah yang cukup banyak) dan masuk kedalam jaringan di sekitarnya atau keluar dari luka akibat cedera.
  • Terlihat adanya pembengkakan, memar, perubahan warna, berdarah, atau ada bagian tulang yang menonjol di bawah kulit yang luka.

DIAGNOSA PASTI

Foto rontgen biasanya bisa menunjukkan adanya patah tulang. Kadang perlu dilakukan CT scan atau MRI untuk bisa melihat dengan lebih jelas daerah yang mengalami kerusakan.

Jika tulang mulai membaik, foto rontgen juga digunakan untuk memantau penyembuhan.

patah-tulang-3


Komplikasi Patah Tulang

Komplikasi dari patah tulang itu sendiri, menyebabkan:

  • Disabilitas atau Cacat. Yaitu ketidakmampuan tubuh dalam melakukan suatu aktifitas atau kegiatan tertentu sebagaimana orang normal.
    • Misalnya: Pincang jika patah di kaki. Atau  Tidak bisa menggenggam, jika patah di tangan
  • Kelainan bentuk. Misalnya bengkok.
  • Otot di sekitar tulang yang patah juga bisa mengecil, karena jarang dipakai.
  • Kerusakan pada pembuluh darah dan saraf,
  • Dapat terjadi Infeksi tulang, atau infeksi pada jaringan di sekitarnya.

Parah atau tidaknya patah tulang bergantung dari:

  • Lokasi terjadinya patah tulang dan
  • Seberapa luas kerusakan tulang, serta jaringan yang ada di sekitarnya.

Komplikasi dapat terjadi jika Anda mengalami patah tulang serius, dan tidak mendapat penanganan yang tepat oleh profesional yang kompeten di bidangnya.

Saya pastinya akan merujuk Anda, atau sahabat Anda ke sejawat saya, dokter Spesialis Bedah Orthopedi dan Traumatologi (dr.SpBO/SpOT).

Berikut beberapa contoh jenis patah tulang yang dapat diatasi oleh dokter ortopedi:

  • Fraktur sederhana. Kondisi ini terjadi ketika tulang Anda patah menjadi dua bagian.
  • Fraktur terbuka. Tulang terlihat menonjol keluar melalui kulit Anda.
  • Fraktur tertutup. Kulit Anda terlihat tidak sobek dan tidak ada tonjolan, tapi kondisi tulang di dalam rusak.
  • Fraktur kominutif. Tulang Anda patah menjadi setidaknya tiga bagian atau lebih (remuk).
  • Fraktur greenstick. Ketika satu sisi tulang patah, lalu sisi lainnya membengkok akibat menanggapi tekanan yang berlebih. Kondisi ini kerap terjadi pada anak-anak.
  • Fraktur oblig. Patah tulang yang melengkung atau miring.
  • Fraktur stres. Retak kecil dapat terjadi ketika tulang bekerja secara berlebihan atau melakukan gerakan yang sama secara terus-menerus. Kondisi ini biasa dialami oleh atlet.
  • Fraktur patologis. Tulang mengalami kerusakan akibat penyakit.

patah-tulang-4-macam

Cara Ortopedi Mengatasinya

Inti dari ortopedi yaitu mengembalikan tulang yang patah ke posisi semula dan mencegah tulang bergeser sebelum keadaannya pulih dengan cara difiksasi/distabilisasi, misalnya dipasang pelat dan sekrup dari dalam, atau gips dari luar.

patah-tulang-fiksasi

Gambar: Pasien difiksasi/ stabilisasi/ imobilisasi tulang pahanya dengan pelat dan sekrup.

Tujuan dari fiksasi itu (misalnya dengan pemasangan pelat atau sekrup) adalah menyatukan kembali tulang yang patah pada posisi semula, atau paling tidak, pada posisi paling memungkinkan, sehingga pada akhirnya tulang yang patah tersebut akan bersatu kembali setelah jangka waktu tertentu, antara 3 sampai 12 bulan.

Apabila diposisikan dengan benar dan terfiksasi dengan baik, maka Tulang dapat bersatu kembali, karena tulang memiliki kemampuan alami untuk memperbaiki jaringan yang rusak.


Sebelum melakukan tindakan, dokter ortopedi akan bertanya mengenai kronologis kejadian yang Anda alami, riwayat kesehatan, serta gejala-gejala yang Anda rasakan. Kemudian dokter akan memeriksa kondisi tulang serta mengetahui jenis patah tulang yang Anda alami dengan sinar-X.

Berikut beberapa metode yang dipakai untuk mengatasi patah tulang:

Memasang gips. Ini adalah penanganan paling umum yang dipakai dalam mengatasi patah tulang. Sebelum memasang gips, dokter ortopedi akan memastikan tulang Anda sudah dalam keadaan sejajar. Jika belum sejajar saat dipasang gips, cedera tidak akan sembuh dengan benar.

patah-tulang-gips

Memakai sling atau perban khusus. Metode ini dipakai jika Anda mengalami patah tulang di area yang sulit dijangkau oleh gips. Contohnya patah tulang selangka.

patah-tulang-sling

Sling ini akan membatasi gerakan Anda sehingga tulang yang bermasalah dapat tumbuh dan menyambung kembali.

Operasi. Jika tulang Anda telah hancur atau patah menjadi beberapa bagian, dokter mungkin akan melakukan operasi. Dokter akan menyambung tulang-tulang tersebut dengan memasang pen atau pelat khusus.

patah-tulang-operasi

Jadi bagaimana prinsip dasar penyembuhan patah tulang yang optimal??

♥ Patah tulang membutuhkan 3 hal dalam penyembuhannya:

  1. Reposisi: Mengembalikan posisi tulang.
  2. Fiksasi : Mempertahankan posisi tulang yang telah diperbaiki, bisa dengan memasang pen, pelat, sekrup, gips. tujuannya untuk mempertahankan posisi tulang yang sudah diperbaiki.
  3. Mencegah kecacatan dengan melakukan latihan atau rehabilitasi medik.

Proses terapi patah tulang bukan hanya untuk menyambung. Tetapi juga mendapatkan Bentuk, Posisi, dan Fungsi yang sempurna.

patah-tulang

Prognosis penyembuhan patah Tulang

Proses penyembuhan bisa memakan waktu hingga berminggu-minggu atau hitungan bulan.

Proses penyembuhan patah tulang tergantung:

  • Usia pasien. Semakin muda, proses penyembuhan akan menjadi lebih cepat, dan lebih baik. Karena masih dalam tahap pertumbuhan.
  • Tingkat keparahan patah/ retak tulang yang terjadi,
  • Waktu penanganan juga menentukan tingkat kesembuhan. Jika ditangani  profesional yang berkompeten, misalnya dokter Spesialis Bedah Orthopedi dan Traumatology, maka prognosisnya akan lebih baik.
  • Kepatuhan Anda dalam menjalani semua instruksi dari dokter, juga menentukan cepatnya kesembuhan.

Selama proses ini, kekuatan otot-otot Anda pada area yang cedera kemungkinan akan melemah. Untuk mengembalikan kekuatannya, Anda bisa melakukan olahraga tertentu yang disarankan oleh dokter ortopedi. Olahraga tersebut juga bisa membantu mengembalikan fleksibilitas persendian Anda.

Untuk mendukung proses penyembuhan Patah Tulang Anda, saya juga merekomendasikan dokter Spesialis Rehabilitasi Medik, dan Fisioterapi untuk melatih fungsi tulang Anda, dan mengurangi risiko kecacatan yang timbul akibat patah tulang.

patah-tulang-rehab

Saya pernah diberi pertanyaan:

Ada kasus, pasien umur 50 tahun, Mengalami patah tulang, dan dipasang pen. Setelah 1 tahun penyembuhan berlangsung dengan baik. Akhirnya dokternya memutuskan untuk dilakukan operasi mengeluarkan pennya.

Tetapi pasien Takut dilakukan operasi untuk diambil pennya. Apakah ada bahaya atau tidak, jika tidak diambil pennya??

♥ Sebenarnya pen ada banyak macam (misalnya tianium, dan stainless). Untuk titanium memang dijamin untuk usia berapapun.

Kalau Stainless, kita lihat statusnya. Jika pasien tidak ada keluhan, maka tidak perlu dicabut. Tetapi jika terdapat nyeri, atau luka, maka harus dilakukan pencabutan.

Perlu diketahui bahwa pen, pelat, dan sekrup yang dipasang pada tulang, adalah benda asing untuk tubuh, sehingga bisa menimbulkan respon kekebalan tubuh untuk menyerang benda asing tersebut. Bisa timbul peradangan, Memudahkan infeksi, atau perlukaan pada tulang.

Jadi saran saya, ikuti saja nasihat dokter yang menangani. Bisa berkonsultasi dahulu, dan berdiskusi dengan dokter yang menangani untuk mendapatkan strategi pengobatan terbaik.

Operasi sekarang juga sudah tidak menakutkan, karena ada Ahli anestesi untuk melakukan pembiusan, sehinggga tidak nyeri sama sekali saat dilakukan operasi.

Saran tambahan untuk pasien patah tulang:

  • Hindari kopi, karena menghambat penyerapan kalsium.
  • Hindari rokok. TIDAK ADA MANFAATNYA SAMA SEKALI. EFEKNYA HANYA MERUSAK TUBUH, termasuk tulang.
  • Hindari minum alkohol berlebih. Minum Alkohol berlebih, dapat mengganggu pembentukan tulang baru.

Makanan, dan minuman yang baik dikonsumsi:

  • Makanan yang mengandung kalsium, seperti kacang-kacangan, ikan teri, ikan salmon, sayuran hijau (misalnya: brokoli), keju.
  • Minuman susu juga bagus, karena banyak mengandung kalsium untuk pembentukan tulang.

HATI-HATI PADA ORANG LANJUT USIA/ LANSIA. JANGAN SAMPAI JATUH !!!. KARENA LANSIA SANGAT RENTAN DENGAN OSTEOPOROSIS YANG MEMUDAHKAN RISIKO PATAH TULANG. Tulangnya sungguh rapuh.

Berjemur di bawah sinar matahari pagi sebelum jam 09.30 (setengah sepuluh pagi), dan setelah jam 16.30 (setengah lima sore) juga baik untuk kesehatan tulang.

patah-tulang-matahari

Sinar matahari dapat meningkatkan vitamin D, Penyerapan kalsium oleh tulang juga akan meningkat. Pembentukan tulang dan perbaikan tulang dapat dibantu oleh sinar matahari.


Ingat!, kejadian patah tulang butuh penanganan yang tepat dari ahlinya (dokter Spesialis Bedah Tulang/ Orthopedi dan Traumatology, dan dokter Spesialis Rehabilitasi Medik dan Fisioterapi) untuk menghindari cacat permanen.

patah-tulang-gambar

Jangan memilih ke tukang urut atau dukun patah tulang atau pengobatan tradisional untuk kasus patah tulang. Risiko ditanggung sendiri. 🙂

Artikel terkait:

♥ Osteoporosis : Cara Menghambat Keropos Tulang

♥ Operasi .. siapa takut? Tenang, ada Obat Bius

♥ Cuci Darah Untuk Gagal Ginjal

♥ Nyeri Sendi : Penyebab dan Petunjuk Mengatasinya

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin