Kisah ini dikutip dari salah satu rumah sakit jiwa di Jakarta Barat. Ada sekumpulan orang gila berjumlah 30 orang yang akan dipindahkan ke rumah sakit jiwa di Jepang untuk diterapi. Sekumpulan orang gila tersebut akan diangkut dengan sebuah pesawat yang besar.

Pada saat sudah lepas landas, si kapten merasa terganggu, kenapa di dalam pesawat sangat berisik. Maka, si pilot menyuruh kopilotnya untuk mengecek keadaan pada bagian belakang pesawat. Pada saat dicek, ternyata sekumpulan orang gila itu sedang seru bermain bola.

Si kopilot pun berteriak untuk menenangkan sekumpulan orang gila bermain bola tersebut untuk diam, “WOI! KALIAN INI SEDANG BERADA DI DALAM PESAWAT! DILARANG MAIN BOLA DI DALAM PESAWAT!!!”. Dalam seketika, sekumpulan orang gila bermain bola itu pun kembali duduk ke tempatnya masing-m
asing.

Setelah beberapa saat ditenangkan oleh kopilot, si pilot pun bingung dan curiga, kenapa sekumpulan orang gila tersebut bisa tenang sekali setelah ditenangkan oleh si kopilot. Si pilot pun kembali menyuruh si kopilot untuk mengecek keadaan bagian belakang pesawat untuk memastikan.

Pada saat dicek oleh kopilot, ternyata sekumpulan orang gila itu hanya tinggal 8 orang yang ada di dalam pesawat. Kopilot pun bingung dan bertanya kepada salah satu dari mereka yang sedang duduk tenang di kursi, “Woi, kenapa kalian hanya tinggal 8 orang? 22 orang yang lain pada ke mana?”

Salah satu dari orang gila pun menjawab pertanyaan kopilot tersebut, “Karena dilarang untuk bermain bola di dalam pesawat, maka mereka bermain bola di luar pesawat pak!”

Kopilot pun terkejut, “Apa?! Bermain bola di luar?! Lalu, kenapa kalian masih ada di dalam pesawat ini?”

“Kami kan hanya pemain cadangan, pak!” Jawab orang gila secara bersamaan.

*pesawat pun jatuh ke laut (#$&(@([email protected]*

 

 

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin