Tiap tahun, peningkatan jumlah pengguna narkoba sangat mengkhawatirkan. Sekarang ini sudah tercatat sekitar 6 juta orang di Indonesia adalah pengguna narkoba. Dan tiap hari ada sekitar 50 orang meninggal dunia sia-sia karena penyalahgunaan narkoba ini.

Bahkan ada artis-artis/penyanyi, yang seharusnya menjadi figur masyarakat, namun tertangkap menggunakan obat berbahaya ini.

Tahukah Anda??

Narkoba sangat merusak otak manusia, terutama bagian Prefrontal Cortex.

narkoba prefrontal_cortex

Bagian otak  yang disebut Prefrontal cortex ini, tidak dimiliki binatang. Inilah yang membedakan manusia dengan binatang.

Karena Fungsi dari bagian otak yang letaknya di area dahi ini, bertanggung jawab dalam hal :

  1. Konsentrasi
  2. Memahami benar dan salah
  3. Mengendalikan diri
  4. Menunda kepuasan/kesenangan
  5. Berpikir kritis
  6. Merencanakan masa depan

Karena itu manusia lebih beretika daripada binatang.

Namun Penyalahgunaan Narkoba, membuat bagian-bagian otak menjadi rusak, terutama Prefrontal cortex ini Sehingga membuat perilaku dan berpikirnya menjadi kacau/ kurang beretika.

Efek kerusakan otak yang diakibatkan penyalahgunaan Narkoba TERNYATA mirip dengan kerusakan otak yang diakibatkan pornografi. Tergantung seberapa besar dosis dan kecanduannya.

Jadi lebih baik kita mengetahui informasi dari narkoba ini terlebih dahulu, dan efek apa yang diinginkan penggunanya. Supaya jangan penasaran dan nekat mencobanya.


Narkoba adalah singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan/Obat berbahaya lainnya yang sifatnya adiktif (membuat kecanduan/ketergantungan).

narkoba 13

Berdasarkan jenisnya, diberikan Istilah lain dari Narkoba, yaitu Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif.

Berdasarkan penggunaannya, narkoba dibedakan menjadi 2 golongan. Yakni:

  • Ilegal: Penggunaan Narkoba secara sembarangan dan melanggar hukum.
  • Legal : Penggunaan narkoba di tangan dokter atau ahli medis, sesuai indikasi medis dan ketentuan standar operasional prosedure medis (SOP) yang berlaku untuk terapi pasien.

Narkoba atau Napza adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang.

Menurut WHO, Semua bahan-bahan yang terdapat dalam Narkoba, baik itu dengan bentuk padat, cair, dan gas yang dimasukkan ke tubuh manusia, dapat merubah fungsi dan struktur tubuh secara fisik dan psikis.

KONSEP SEHAT-SAKIT

Di atas, dijelaskan bahwa Narkoba dapat merubah fungsi dan struktur tubuh baik secara fisik dan psikis. Jadi penggunaan yang ilegal, dapat menyebabkan perubahan fisik dan psikis ke arah yang lebih buruk atau negatif.

Menurut WHO, Kesehatan adalah keadaan sempurna baik fisik, mental, dan sosial. Bukan hanya bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan.

Sedangkan Sakit adalah suatu keadaan yang tidak menyenangkan yang menimpa seseorang sehingga menimbulkan gangguan aktifitas sehari-hari baik aktifitas jasmani, rohani, dan sosial.

Di tangan yang bukan Ahli, seperti dokter atau tenaga medis lainnya, Narkoba dapat menyebabkan perubahan fisik dan psikis ke arah yang lebih buruk atau negatif atau SAKIT.

Intinya, Narkoba yang digunakan secara ilegal bisa Mengganggu baik itu aspek fisik, psikis, dan sosial.

Jika ada gangguan dari fisik dan psikis atau mental akibat narkoba , maka akan sangat mempengaruhi aspek sosial atau pergaulan dari pemakai narkoba secara ilegal.

Biasanya para pemakai narkoba akan menutup diri dari pergaulan, bahkan apabila mereka kecanduan, mereka bisa nekat mencuri untuk mendapatkan narkoba. Harta mereka habis hanya untuk narkoba.

narkoba 2

Narkoba menyebabkan kerusakan otak secara permanen dan membuat ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis ⇒ Memakai terus secara tidak terkontrol, dosis yang dipakai semakin besar untuk mendapatkan efek yang diinginkan (OVER DOSIS) ⇒ MENINGGAL.

Efek dari Narkoba

Berdasarkan efeknya, narkoba bisa dibedakan menjadi tiga:

1. Depresan

Cara kerjanya yaitu: menekan sistem sistem syaraf pusat (Sistem saraf yang terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang). Sistem saraf pusat berfungsi untuk mengirim informasi ke seluruh tubuh sebagai sinyal listrik. Ini memberitahu tubuh apa yang otak inginkan dan otak tahu apa yang tubuh rasakan.

dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh.

Efek Depresan dari narkoba ini membuat pemakai merasa tenang, bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri.

Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian.

Jenis narkoba depresan antara lain:

  • Opioda, dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw.

narkoba 3

narkoba 10

narkoba 11

Para pemakai narkoba, tidak peduli jarumnya steril atau tidak. Penyuntikan berkali-kali di antara sesama pemakai, menyebabkan infeksi menular melalui darah seperti : HIV/AIDS dan Hepatitis.

2. Stimulan

Cara kerjanya : menstimulasi sistem saraf pusat melalui peningkatan zat-zat kimia tertentu di dalam tubuh. Hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan heart rate (denyut jantung) dan tekanan darah.

Efeknya adalah merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran.

Jenis stimulan: Kafein, Kokain, Amphetamin. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi.

narkoba 4

NARKOBA 5

NARKOBA 6

3. Halusinogen

Efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi.

Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran.

Selain itu ada juga yang diramu di laboratorium seperti LSD. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja.

narkoba 7 marijuana

July 2015.Italy takes step toward legalizing Marijuana.Even members of Prime Minister Matteo Renzi's party voted for the measure, a first step toward full legalization...Young man smoking a joint (archive file).ROPI www.ropi-online.de

narkoba 9

NARKOBA BUKANLAH JAWABAN DARI PERMASALAHAN ANDA…..

Bagaimana Memulai Treatment??

Jika bukan dengan resep dokter atau indikasi medis, maka pemakaian Narkoba adalah sesuatu yang ilegal. Dampaknya akan merusak fisik, mental, dan sosial Anda. Kecanduan dan overdosis  pada akhirnya nanti akan membunuh Anda.

narkoba 12

Daripada memenjara mereka, lebih baik mereka ditolong dan direhabilitasi di tempat rehabilitasi narkoba. Kehidupan mereka akan menjadi lebih baik, dan memberi dampak yang positif.

Apabila mereka berhasil sembuh, mereka akan menyemangati junior mereka untuk lepas dari kecanduan.

narkoba 15

Pemakai Narkoba harus mendapatkan treatment yang tepat dari dokter ataupun psikologis. JANGAN MENGOBATI SENDIRI!. Anda tidak tahu dosis obat yang tepat, dan bagaimana seharusnya memulai treatment.

Jika Anda mengetahui ada orang yang Anda kenal menjadi pecandu narkoba, bawalah ke dokter. Maka dokter tersebut dapat mengobatinya, dan merujuk ke tempat rehabilitasi narkoba.

Yang penting ada keinginan dari pemakai narkoba untuk berhenti memakai narkoba dan komitmen untuk memulai terapi. 

Di tempat rehabilitasi, tingkat pemulihan pasien kecanduan narkoba akan dimonitor oleh para ahli. Biasanya mereka juga akan dibimbing oleh senior mereka yang sudah pulih dari kecanduan narkoba.

Berpikir positif, mengisi kegiatan-kegiatan yang positif, dan banyak berdoa dapat meningkatkan hormon endorfin yang membuat rasa nyaman. Penderita kecanduan narkoba akan cepat pulih.

Anda yang belum memakai Narkoba, JANGAN COBA-COBA MENCOBANYA. Karena sekali Anda mencobanya, maka Narkoba akan Merusak otak Anda dan membuat efek adiksi/ketergantungan obat ini semakin kuat.

narkoba 16

Bagi yang sudah memakainya, segeralah sadar dan berkomitmen untuk berhenti dari narkoba. Mulailah treatment ke dokter. Tidak ada kata terlambat. Berpikirlah positif.


Terimakasih sudah membaca artikel mengenai Narkoba : Bagaimana Memulai Treatment ini sampai selesai. Kami berharap artikelnya cukup jelas, dan memberi informasi berarti bagi saudara semua.

Sayangi diri Anda, karena Anda begitu berharga… Nantikan artikel kami selanjutnya. Oke, tetaplah berpikir positif. 🙂

Artikel terkait:

♥ AIDS / HIV: Apa Bedanya? Apakah ada Obatnya?

♥ Info Kesehatan terlengkap seputar penyakit Hati dan Hepatitis.

♥ Hipertensi : Langkah praktis mengontrol Tekanan Darah

 

 

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin