Berdoa ternyata memberikan dampak positif bagi kesehatan dan produktifitas kita baik dalam hal belajar, maupun bekerja. Dr. Andrew Newberg, profesor di bidang radiologi, psikologi, dan studi religi di University of Pennsylvania dan salah satu pendiri Penn’s Center for Spirituality and the Mind, juga menggungkapkan :  Ketika kita berdoa, tubuh, jiwa, roh menjadi tenang dan berjalan dalam sebuah keharmonisan, hasilnya kita mendapatkan keseimbangan tubuh yang bermanfaat luar biasa untuk kesehatan.

Perintah untuk menjadi tenang, saya kutip dari salah satu ayat di kitab suci. Dalam 1 Petrus 4 ayat 7 : Karena itu kuasailah dirimu  dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. Tentunya tulisan yang ada di kitab suci, memberikan manfaat yang besar untuk manusia. Saat kita dalam keadaan tenang, otak kita akan merespon secara optimal informasi yang didapat, dan dapat memberikan keputusan yang tepat.

berdoa

Sebuah studi membuktikan mereka yang dikirim banyak doa dari orang terkasih, bisa sembuh lebih cepat dibanding mereka yang tidak . Dari hasil percobaan. Mereka yang sedang sakit dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama mendapat kiriman doa dari orang yang tak dikenal sedangkan kelompok kedua tidak.

Hasilnya sungguh mengejutkan! Kedua kelompok yang berada dalam satu rumah sakit yang sama, sembuh dengan waktu yang berbeda. Mereka yang mendapat kiriman doa lebih cepat sembuh dibandingkan yang tidak. “Doa bisa jadi obat tambahan selain pengobatan standar yang diberikan.

Mengapa bisa begitu?

1.Berdoa memberikan aura positif 

Ketika dan setelah berdoa, biasanya kita akan merasa damai, tenang, dan bahagia.
Dan ini merupakan bukti, bahwa berdoa akan memicu munculnya respon psikologis yang positif.
Tingkat hormon stres kita juga berkurang.

Hal yang paling penting, doa juga mampu menjaga sistem kekebalan tubuh kita. sehingga kita ga gampang sakit.

Hati yang gembira adalah obat yang manjur emo1

2. Berdoa membuat relaks

Apapun agama yang kita anut, Berdoa merupakan salah satu bentuk meditasi. Selain akan memperlambat napas dan kerja otak, berdoa juga akan mengurangi detak jantung serta tekanan darah.
Itu semua akan membuat kita relaks, jelas Dr. Mehmet OZ, direktur dari Cardiovascular Inst di New York.

————————————————–

Pengaruh Ketenangan dan Berdoa terhadap Gelombang Alfa di Otak

Saya akan menjelaskan mekanisme  di otak untuk menjelaskan kenapa kita sebaiknya menjadi tenang, supaya dapat berdoa. Dan Nyatanya doa memberikan segudang manfaat bagi kesehatan dan produktifitas kerja kita.

Kita mulai dari otak. Organ yang satu ini hanya seberat rata-rata 1,4 kg pada orang dewasa (Cuman 2% dari berat badan) ternyata memiliki system yang sangat canggih (Lebih canggih dari computer manapun di dunia). Pusat pengendalian  tubuh dalam bekerja atau beraktifitas diatur oleh Otak.

berdoa

Organ yang sangat luar biasa ini, terdiri atas 4 gelombang otak, yaitu:

  • Beta (12-25 Hz) yaitu gelombang otak pada saat kita melakukan aktifitas sehari-hari termasuk di dalamnya saat kita berada dalam kondisi yang tidak tenang, cemas, panic, stress, was-was.
  • Alfa (8-12 Hz) yaitu gelombang otak pada saat kita sedang dalam kondisi tenang, santai , nyaman , segar, bahagia.
  • Theta(4-8 Hz) yaitu gelombang otak pada saat kita sangat rileks, mediatif atau tidur ringan.
  • Delta(0,5-4Hz) yaitu gelombang otak pada saat kita sedang tidur pulas tanpa mimpi.

Jose Silva, Penemu Silva Mind Method mengatakan bahwa Tingkat optimum untuk Otak berpikir adalah 10 Hz atau pada kondi Alfa. Secara ilmiah telah dibuktikan bahwa bila frekuensi otak dalam kondisi Alfa, terjadi peningkatan produksi hormon serotonin dan endorphin, yang menyebabkan seseorang merasa tenang and happy ^.^ bisa membuat system kekebalan tubuh kita meningkat lho. Jadi ga gampang sakit.

Hormon ini juga akan meningkatkan kapasitas panca indra, atau bisa dikatakan panca indra berfungsi dengan lebih baik.  Tau ya panca indra (lihat, raba, membaui, dengar, mengecap). Gunakan sumber daya itu semua untuk mendongkrak penampilan dan menambah semangat kerja. 

Lihatlah apa yang bisa dilakukan oleh Otak Anda. emo

berdoa

Dr. Bruce Goldberg dalam bukunya Secret of Self Hipnosis mengatakan bahwa kondisi alfa mempunyai 95-100% efisiensi konsentrasi (Jadi belajar dan bekerja itu harus dinikmati, biar kondisi otaknya alfa, He3 dijamin sukses).  Kondisi alfa dicapai saat sel-sel otak ( neuron) berada dalam satu harmoni, kondisi semakin efisiennya neuron melakukan tembakan impuls listrik. Semakin sedikit upaya yang dibutuhkan untuk mempelajari informasi.  (KEPUTUSAN PENTING sebaiknya putuskan saat keadaan otak anda Alfa).

Adi W.Gunawan, pakar Hypnoterapy dan Accelerated Learning dalam bukunya Becoming a Money Magnet mengatakan bahwa beberapa aktifitas keagamaan seperti berdoa, nyanyian rohani, saat teduh sama Tuhan, dsb yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dapat menciptakan kondisi tenang dan menurunkan gelombang otak dari beta ke alfa.

So kalau mau sehat, happy, and success, tidak hanya Action, Action, and Action!!!.  Tetapi lebih penting: Kuasailah dirimu, Jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa… Oke , Sekarang otak Anda sudah dalam keadaan alfa khan. ^-^

yup now, take action!emo2

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin