Kolesterol dikenal di masyarat, ada yang disebut kolesterol baik (=HDL) dan ada yang disebut kolesterol jahat (=LDL). Sebenarnya dalam dunia medis istilah kolesterol baik dan kolesterol jahat itu kurang tepat.

Carilah info kesehatan dari narasumber yang tepat untuk bisa meluruskan. Melalui artikel ini, saya akan memberikan gambaran menarik dan lebih tepat tentang kolesterol baik dan jahat, Serta perbedaan cara kerja keduanya.

Pengertian Dasar

Di dalam darah hanya ada 3 jenis lemak dasar, yaitu :

  • KOLESTEROL,
  • TRIGLISERIDA, dan
  • FOSFOLIPID.

Oleh karena sifat lemak yang tidak dapat larut dalam air (sedangkan darah kita terdiri dari air sebagai komponen utama), maka 3 bentuk lemak tersebut harus bercampur dengan zat pelarut untuk dapat beredar dalam darah.

Zat pelarut tersebut adalah suatu jenis protein yang disebut Apoprotein (disingkat Apo). Apoprotein ini akan menggabungkan diri dengan 3 jenis lemak dasar tersebut menjadi Lipoprotein.

Jadi, Lipoprotein = kolesterol + trigliserida + fosfolipid + Apoprotein

kolesterol baik 1

Lipoprotein ada bermacam-macam, berdasarkan perbedaan dalam ukuran, densitas, komposisi lemak, dan komposisi Apo.

Perbedaan tersebut membuat terdapat beberapa jenis Lipoprotein, yaitu:

  • HDL (High Density Lipoprotein)
  • LDL (Low Density Lipoprotein)
  • IDL
  • VLDL
  • Kilomikron
  • Lp(a)

Baiklah, saya hanya akan membahas tentang HDL dan LDL saja supaya Anda lebih fokus. Biarkan dokter anda yang pusing dengan lipoprotein lainnya 😆


HDL ini yang disebut orang awam dengan kolesterol baik.

LDL ini yang disebut orang awam dengan kolesterol jahat.

Padahal mereka adalah lipoprotein yang terdiri dari kolesterol + trigliserida + fosfolipid + Apoprotein

Sejumlah praktisi kesehatan menyebut HDL sebagai lemak baik, dan LDL sebagai lemak jahat, untuk menjelaskan lebih mudah ke orang awam. Menurut saya istilah itu, masih lebih baik daripada disebut kolesterol baik, maupun kolesterol jahat. 🙂

Saya akan memperjelasnya dengan gambar berikut:

kolesterol baik yes

Jika diibaratkan:

  • Kolesterol itu seperti penumpang. Penumpang yang lain bisa juga trigliserida, dan fosfolipid. Bus transjakartanya sendiri seperti Apoporotein yang bersifat sebagai zat pelarut.
  • Bus transjakarta beserta dengan penumpangnya itu yang disebut Lipoprotein.

HDL adalah lipoprotein yang baik atau boleh dikatakan lemak baik.

  • Lebih tepat daripada disebut dengan kolesterol baik

LDL adalah lipoprotein yang jahat atau boleh dikatakan lemak jahat.

  • Lebih tepat daripada disebut dengan kolesterol jahat

Kenapa disebut baik, kenapa disebut jahat ??

Sebenarnya karena perbedaan jurusan : dari halte A ke halte B. Atau dari koridor A ke koridor B. Atau dari Terminal A ke terminal B.

HDL disebut lipoprotein yang baik, karena:

  • Bus Transjakarta HDL membawa penumpangnya (kolesterol) dari sejumlah koridor pembuluh darah ⇒ke terminal hati/liver.
  • Penumpang (Kolesterol) yang dapat membuat plak/sumbatan di pembuluh darah, HDL antar untuk dibawa ke hati.
  • HDL membersihkan pembuluh darah dari plak kolesterol

LDL disebut Lipopotein yang jahat, karena:

  • Bus Transjakarta LDL membawa penumpangnya (kolesterol) dari terminal hati/liver ⇒ke sejumlah koridor pembuluh darah
  • Penumpang (Kolesterol) yang diantar oleh Bus Transjakarta LDL ini membuat plak/sumbatan di pembuluh darah

kolesterol 7

Sederhananya,

*LDL: Lipoprotein Jahat: Membawa Kolesterol dari hati ke pembuluh darah ⇒ Dia membuat plak  di pembuluh darah

*HDL: Lipoprotein Baik: Membawa kolesterol dari pembuluh darah ke hati  Dia membersihkan pembuluh darah dari plak

Keterangan lebih lengkap tentang LDL dan HDL

1. Lipoprotein Jahat (LDL = Low Density Lipoprotein)

kolesterol 13

LDL adalah lipoprotein yang merupakan gabungan molekul lemak dan protein yang disintesa (dibuat) di hati, yang sekitar 45%nya terdiri dari kolesterol (banyak juga kandungan kolesterol di LDL)

Bila LDL nya banyak, maka kolesterol yang dibawanya ke pembuluh darah juga banyak menumpuknya kolesterol  di dinding pembuluh darah Kemudian mengubah struktur lapisan pembuluh darah kolesterol (senyawa lemak) itu  mengental, mengeras, dan akhirnya membentuk plak ⇒menyumbat aliran darah.

Kondisi ini dinamakan atherosclerosis /Tertimbunnya plak di pembuluh darah arteri.

kolesterol baik 5

kolesterol 17

Karena plak tertimbun di pembuluh darah jantung (terjadi atherosclerosis)  Otot Jantung tidak mendapat suplai aliran darah karena tersumbat  Otot jantung menjadi ischaemic (Keadaan kekurangan oksigen dan makanan) Otot-otot jantung akan mati (Miocard infark) Gagal Jantung/ Ketidakmampuan Jantung untuk memompa darah Meninggal

stroke 2

*  Stroke adalah suatu kejadian rusaknya sebagian daerah dari otak. Terjadi jika pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke otak tersumbat (= Stroke non-hemoragik /stroke yang bukan perdarahan) , atau jika robek atau bocor (=Sroke Hemoragik/Stroke perdarahan).

* Kelebihan LDL dapat membentuk plak/ sumbatan di pembuluh darah otak, berarti jenis stroke yang terjadi akibat kelebihan kolesterol adalah  stroke non-hemoragik /stroke iskemik.

Otak kurang mendapat suplai aliran darah darah ⇒ Bagian otak yang tidak mendapat suplai darah akan mati/nekrosis ⇒ akibatnya fungsi-fungsi otak yang tidak mendapat suplai darah akan terganggu. 

2. Fosfolipid Baik (HDL = High Density Lipoprotein)

kolesterol 10

HDL merupakan fosfolipid baik yang mengangkut kolesterol dari pembuluh darah untuk kembali ke hati. HDL berperan seperti “pemulung” yang memunguti sampah-sampah LDL di sepanjang dinding pembuluh darah.

Bila “sampah” terlalu banyak atau “pemulung” terlalu sedikit, maka “sampah” akan menumpuk menjadi plak berbahaya.

Ilustrasi gambar alternatif tentang HDL dan LDL yang sangat menarik:

kolesterol1   kolesterol 14

Jika HDL nya banyak maka akan mengurangi resiko tertimbunnya plak pada pembuluh darah  sehingga aliran pembuluh darah tetap lancar organ-organ tubuh berfungsi optimal


Anda dapat mengetahui jumlah Kolesterol total, LDL, dan HDL  dari pemeriksaan darah.

kolesterol 15 KOLESTEROL 5

kolesterol7

@[email protected] artikel selanjutnya akan membahas bagaimana kita dapat menaikkan kadar HDL, Menurunkan kadar LDL, dan Kolesterol Total.

Serta Makanan apa yang ideal untuk kesehatan tubuh Anda.


Artikel terkait:

Kolesterol : Jangan takut. Yang penting Cukup

Cara meningkatkan HDL, dan menurunkan LDL

kolesterol baik

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin