Katarak bertanggung jawab atas 50 % kebutaan yang terjadi pada lansia. Memang katarak dapat terjadi pada semua umur yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:

  • genetik,
  • infeksi,
  • kelainan metabolisme,
  • trauma,
  • penyakit lain di mata,
  • Namun faktor usia memegang peranan sangat penting dalam proses mengeruhnya lensa mata yang kita sebut dengan katarak.

Mengeruhnya bagian mata yang namanya lensa, itulah yang dinamakan katarak. Dengan bertambahnya umur, lensa secara alamiah akan mengeruh dengan sendirinya karena dari waktu ke waktu secara konsistensi lensa juga mengeras. Seiring dengan pengerasan bagian lensa itu, lensa akan semakin keruh, semakin keruh, dan semakin keruh… kita sebut proses degeneratif.

katarak 9

Kurangnya informasi terhadap katarak ini, dan akses terhadap prosedur operasi katarak yang memadai menyebabkan  katarak menjadi penyebab utama kebutaan pada lansia. Padahal treatmentnya hanya satu, yaitu mengganti lensa mata yang keruh dengan lensa buatan melalui prosedur operasi katarak.

Pengertian Katarak

Lensa mata adalah bagian transparan yang letaknya di belakang pupil (bagian tengah mata yang berwarna gelap) .  Fungsi lensa mata adalah untuk memfokuskan cahaya dan meneruskannya supaya jatuh tepat di bagian retina.

katarak 10

katarak 6

Dengan adanya katarak, kejernihan lensa mata berkurang dan cahaya yang masuk ke mata menjadi terhalang ⇒ akibatnya penglihatan menjadi kabur.

katarak 12

Jumlah penderita katarak SANGAT BANYAK

Katarak adalah penyebab utama kebutaan di dunia. Katarak juga dapat terjadi pada bayi dan anak-anak (katarak anak-anak), meski kemungkinannya sangat kecil. Penyakit ini umumnya ditemukan pada orang-orang lanjut usia dan dikenal sebagai katarak manula.

Di Indonesia sendiri, diperkirakan terdapat sekitar 210.000 penderita baru yang muncul setiap tahun. Dan lebih dari 50% kebutaan di Indonesia disebabkan oleh katarak.

Gejala-gejala Katarak yang Mungkin Dialami

Katarak umumnya menyerang kedua mata penderita dengan tingkat keparahan yang mungkin berbeda-beda dan tidak bersamaan. mungkin keruhnya di tengah atau di pinggir duluan. Bisa juga mata sebelah sudah keruh dan yang lain belum terjadi kekeruhan.

katarak 11

Katarak tidak menyebabkan rasa sakit atau iritasi. Penderita biasanya akan mengalami penglihatan yang samar-samar dan berkabut. Kemudian akan muncul bintik atau bercak saat penglihatannya kurang jelas.

katarak 7

Kondisi ini juga dapat memengaruhi pandangan Anda dengan cara-cara seperti:

  • Mata yang sensitif ketika terkena cahaya menyilaukan.
  • Sulit melihat saat cahaya remang-remang (terutama pada malam hari) atau sangat terang.
  • Semua menjadi terlihat ganda.
  • Semua terlihat seperti memiliki semburat kuning atau cokelat.
  • Ukuran lensa kacamata yang sering berubah.
  • Di sekeliling cahaya terang (misalnya, lampu mobil atau lampu jalan) seperti ada lingkaran cahaya atau halo.
  • Warna yang terlihat memudar atau menjadi tidak jelas.

Jika terdapat gejala-gejala seperti di atas, maka sebaiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter, tepatnya dokter spesialis mata.

Penyebab dan Faktor Risiko Katarak pada Manula

Penyebab katarak belum diketahui secara pasti. Seiring bertambahnya usia, protein yang membentuk lensa mata akan berubah, termasuk kandungan airnya. Inilah yang memungkinkan lensa mata yang tadinya bening, berubah menjadi keruh.

Hingga saat ini, alasan di balik proses penuaan yang dapat berujung pada perubahan protein di lensa mata belum diketahui. Meski demikian, ada beberapa faktor lain yang akan mempertinggi risiko Anda terkena katarak. Di antaranya adalah:

  • Mata yang terpajan sinar matahari untuk waktu yang lama.
  • Penyakit-penyakit tertentu, misalnya diabetes melitus, hipertensi, atau peradangan pada bagian tengah mata (uveitis) jangka panjang.
  • Konsumsi obat kortikosteroid berdosis tinggi untuk waktu lama.
  • Pernah menjalani operasi mata.
  • Pernah mengalami cedera pada mata.
  • Memiliki riwayat katarak dalam keluarga.
  • Pola makan yang tidak sehat dan kekurangan vitamin.
  • Konsumsi minuman keras dalam jumlah banyak secara rutin.
  • Merokok.

Langkah Pengobatan Katarak Pada Manula

Kacamata dan lampu yang lebih terang mungkin bisa membantu katarak yang ringan. Meski demikian, katarak akan berkembang seiring waktu dan akhirnya penderita akan membutuhkan operasi.

Pencegahan yang utama sebelum terjadinya katarak adalah gaya hidup sehat, seperti:

  • mengkonsumsi antioksidan yang banyak terdapat pada buah-buahan dan sayuran,
  • rajin olahraga,
  • tidur cukup,
  • menghindari minuman keras,
  • menghindari rokok,
  • menghindari terlalu banyak paparan sinar matahari ke mata,
  • Kontrol ke dokter, penyakit seperti hipertensi dan diabetes melitus jika ada. Karena keduanya termasuk faktor resiko penyebab gangguan mata seperti katarak.
  • Jika ada keluhan atau gangguan penglihatan segera kontrol ke dokter spesialis mata untuk memeriksa kondisi mata Anda.

Namun Jika sudah terjadi katarak, Satu-satunya langkah pengobatan yang terbukti paling efektif mengatasinya adalah OPERASI KATARAK. Efek penyembuhan dari operasi akan sangat signifikan, terutama bagi penderita dengan kondisi katarak yang sudah menghambat kegiatan sehari-hari.

Dalam operasi katarak, lensa yang keruh akan diangkat dan digantikan dengan lensa buatan yang berbahan plastik bening. Operasi tersebut biasanya dilakukan dengan pembiusan lokal agar mata Anda menjadi mati rasa.

katarak 13

Usai operasi, dokter umumnya akan menganjurkan penggunaan dua jenis obat tetes mata. Obat tetes yang mengandung antibiotik untuk mencegah infeksi dan yang mengandung steroid guna mengurangi pembengkakan.

Di samping penggunaan obat tetes mata, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda hindari selama masa pemulihan. Hal ini dilakukan guna mencegah infeksi maupun komplikasi.

Aktivitas-aktivitas yang harus dijauhi tersebut meliputi:

  • menggosok mata,
  • berenang,
  • aktivitas fisik yang berat (seperti menggendong anak atau menggeser perabotan),
  • menggunakan kosmetik pada mata (misalnya, eyeliner atau eyeshadow).
  • Anda perlu berhati-hati menjaga kebersihan mata saat berada di tempat yang berangin dan berdebu serta saat keramas.
  • Anda juga baiknya menghindari kontak mata dengan sinar matahari terik terlalu sering (baiknya pakai kacamata pelindung sinar matahari dulu)

Meski pemulihan dari operasi akan membutuhkan beberapa waktu (dari beberapa hari hingga minggu), hampir semua orang yang menjalaninya akan merasakan peningkatan pada penglihatan mereka. Penderita biasanya bisa kembali melakukan rutinitas secara normal dalam waktu dua minggu setelah operasi.

Perkembangan Baru Dalam Operasi Katarak

Dulu operasinya begitu menakutkan. Dokter mesti membedah mata dengan pisau bedah dan meninggalkan bekas jahitan yang panjang. Tapi, dengan teknologi terbaru, hal menyeramkan seperti itu bisa dihindari. ”Operasi sekarang menggunakan sinar laser,” kata Direktur Medis Jakarta Eye Center Kedoya, Setiyo Budi Riyanto.

????????????????????????????????????

Bladeless laser cataract surgery  (BLCS), atau operasi katarak tanpa pisau bedah itu menggunakan sinar laser berbasis femtosecond. Sinar tersebut berasal dari sinar inframerah yang mampu memotong dengan akurat. Jadi, kini, untuk mengambil lensa keruh yang disebut katarak, dokter tak perlu lagi menyayat separuh bagian di pinggir kornea.

“Dengan teknologi sinar laser ini, Sayatannya sangat minimal, hanya 1,8-2,2 milimeter.

Setelah disayat, lensa katarak dihancurkan dengan memakai jarum tip yang terhubung dengan mesin fakoemulsifikasi, yang menggunakan tenaga ultrasonik berfrekuensi tinggi.

Lensa yang sudah dihancurkan tadi kemudian diairi dan disedot untuk membuang katarak. Jika sudah bersih, barulah lensa buatan ditanam.

Proses pembedahan tak berlangsung lama. Cukup kurang-lebih 10 menit, pasien tak perlu menginap di rumah sakit. Mereka bahkan langsung bisa membuka perban di mata sesampai di rumah. Mata pun bisa langsung dilatih, seperti untuk menonton televisi.

Selain cara pembedahan yang lebih maju, lensa tanam makin berkembang. Sebelumnya, dokter menggunakan lensa monofocal, seperti lensa non-aspheric yang masih bias, dan lensa aspheric yang bisa mengurangi bias, sehingga kualitas penglihatan lebih baik.

Sekarang ada lensa multifocal yang bisa mengoreksi penglihatan rabuh jauh (miopi) dan rabun dekat (hipermetropi). Maka, jika menderita mata minus atau plus, pasien bisa langsung menanamkan lensa sehingga tak perlu memakai kacamata.

Dan kini ada teknologi yang lebih baru lagi, yakni lensa toriq. Lensa ini berfungsi mengoreksi mata silindris. Sehingga pasien yang sebelumnya menderita mata silindris bisa ikut dikoreksi, sehingga tak perlu menggunakan kacamata silindris lagi.

Keuntungan dari perkembangan teknologi baru dalam operasi katarak, adalah:

  • Minim infeksi
  • Minim luka sayatan
  • Tidak ada bekas jahitan
  • Hasil operasi lebih akurat
  • Waktu operasi katarak lebih singkat
  • Pemulihan lebih cepat
  • Tidak sakit
  • Lensa buatan yang terbaru dapat sekalian mengkoreksi mata minus, mata plus, dan mata silindris, tentu saja lensa buatan yang ditanam dibuat untuk bertahan seumur hidup.

Sekian informasi dari kami tentang katarak mata. Hopefully informasinya berguna untuk pembaca sekalian. Terimakasih. 🙄

 

 

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin