Saya mau memberikan informasi terbaik seputar mimisan, karena banyak dari teman-teman yang mengalami keluarnya darah dari hidung ini beberapa kali. Banyak juga orang tua yang khawatir, jika anaknya mengalami mimisan.epistaksis-arti

Seringnya kesalahan orang awam, mengatasi mimisan dengan cara dibaringkan atau ditidurkan, membuat saya tergerak untuk membuat artikel mimisan ini.

Apakah benar, resep orang tua dari zaman dulu?? bahwa daun sirih yang dimasukkan ke dalam hidung, dapat mengatasi mimisan??

Apa saja faktor penyebab mimisan, serta bagaimana cara mudah dan tepat menangani mimisan yang dapat Anda lakukan sendiri?.

Kiranya informasi tentang mimisan ini dapat dibagikan, dan berguna untuk kita semua.

Mari kita bahas sampai selesai.

DEFINISI

Mimisan atau dalam bahasa kedokterannya Epistaksis, adalah kondisi keluarnya darah dari hidung, dan merupakan kejadian yang sering dialami orang banyak, terutama anak-anak.

epistaksis-edit

Meski terlihat begitu mengerikan, namun mimisan bukanlah hal serius yang harus ditakuti. jadi yang penting, jangan panik jika mengalami mimisan.

Jenis-Jenis Mimisan.

Ada 2 jenis mimisan berdasarkan sistem pendarahan,  Yaitu:

1. Mimisan anterior/ depan

Terjadi jika, pendarahan terjadi di nasal septum bagian bawah.

epitaksis-nasal-septum

Nasal septum adalah dinding yang memisahkan rongga hidung kiri, dan kanan.

epistaksis-anterior-1

Beberapa hal yang menyebabkan mimisan anterior adalah:

  • Menghembuskan udara terlalu keras, dan terlalu sering dari hidung
  • Mengorek atau mengupil  bagian dalam hidung terlalu keras
  • Hidung yang dipukul atau terbentur
  • Sinusitis, Alergi, Kecapaian Menyebabkan pembuluh darah di dalam hidung menjadi teritasi Pembuluh darah terbuka/ Terluka Berdarah/MIMISAN
  • Cuaca yang terlalu panas, bisa membuat bagian dalam hidung menjadi kering, dan pecah-pecah, sehingga bisa memicu mimisan.
  • Berada di ketinggian juga bisa menjadi salah satu penyebab.
    • Ketinggian yang meningkat, berarti menurunnya jumlah oksigenmembuat udara semakin tipis, dan kering. Hal ini bisa menyebabkan pendarahan dari hidung.
  • Penyakit liver/ hati. Bisa berkaitan dengan gangguan penggumpalan darah yang dapat memicu mimisan.

Jenis mimisan yang ke-2. Mimisan Posterior/ belakang

Mimisan posterior terjadi ketika pendarahan berasal dari bagian yang terletak jauh di belakang, dan bagian hidung yang lebih tinggi (Tempat Cabang Pembuluh Darah Arteri memasok darah ke hidung).

mimisan-posterior

Karena itu, mimisan posterior biasanya lebih berat atau lebih serius dibandingkan mimisan anterior, serta membutuhkan penanganan medis yang serius. Biasanya mimisan posterior terjadi pada orang dewasa.

mimisan-serius

Beberapa hal yang menyebabkan mimisan posterior/belakang, adalah:
  • Penyakit darah, seperti: leukimia, hemofilia,Trombositopeni
    • Leukemia adalah kanker darah yang berkembang dari kelebihan produksi sel darah putih yang belum matang. Dapat menyebabkan anemia dan rentan terhadap memar, perdarahan, dan infeksi.
    • Hemofilia (Hemophilia) adalah suatu penyakit keturunan, dimana Proses pembekuan darah pada penderita hemofilia tidak secepat orang lain yang normal. Sehingga membutuhkan lebih banyak waktu untuk menghentikan pendarahan.
    • Trombositopeni, berkurangnya jumlah trombosit atau platelet, sehingga fungsi pembekuan darah untuk menutup luka menjadi berkurang.
  • Infeksi Virus Ebola, dan demam berdarah.
  • Tumor/kanker, terutama tumor/kanker nasofaring. Yang dapat menyebabkan pembuluh darah sekitarnya pecah ⇒Mimisan.

Apakah resep orang tua zaman dulu Benar??? Bahwa daun sirih dapat mengatasi mimisan??

mimisan-daun-sirih-2

  • Jawabannya BENAR. Daun sirih merupakan cara alami mengatasi mimisan. Karena apabila diberikan ke dalam hidung yang mengalami mimisan, dia dapat membantu pengeringan di tempat terjadinya luka.
  • mimisann-daun-sirih
    • Luka mimisan diakibatkan pembuluh darah di dalam hidung terbuka, pecah, atau terluka. Daun sirih, secara alami dapat membakar, dan menutup pembuluh darah yang terbuka itu, sehingga membantu pengeringan di tempat terjadinya luka.

#Kenapa pada anak kecil, gampang terjadi mimisan?? Terutama mimisan anterior/depan

♥ Seperti dijelaskan di atas, Sistem pendarahan pada hidung dibagi 2, Yaitu:

  • Pendarahan hidung di bagian depan/ Anterior, dan
  • Pendarahan hidung di bagian belakang/ Posterior.

Pada anak, Lapisan mukosa/ lapisan kulit dalam hidung LEBIH TIPIS di bagian depan, anterior. Sehingga PEMBULUH DARAH LEBIH MUDAH TERPAPAR.

Bayangkan jika, si anak sedang pilek, alergi, atau kecapaian, Maka pembuluh darahnya cenderung melebar (=vasodilatasi), TERIRITASIJadi mudah terjadi perdarahan/mimisan.

Kita lihat, gambar dari mimisan anterior / Anterior Epistaxis sekali lagi:

mimisan-anterior-1

Kita lihat, pada sistem pendarahan di daerah anterior/ bagian yang di depan, Ada daerah melingkar yang bernama Pleksus Kiesselbach

  • Plexus Kiesselbach merupakan gabungan dari beberapa pembuluh darah arteri, yaitu arteri ethmoidalis anterior, arteri greater palatine, dan arteri sphenopalatine yang terletak di septum nasal/hidung anterior

Pada anak kecil yang mukosa/lapisan dalam hidungnya tipis, pleksus kiesselbach yang letaknya lebih ke superficialis/ dekat dengan permukaan ini, lebih sering terpapar/teriritasi, Apalagi si anak sedang pilek, alergi, dan kecapaian Sehingga Pembuluh darahnya melebar/terluka/terbuka Terjadi mimisan.

Pada anak dengan adenoid yang membesar, juga menyebabkan si anak gampang mengalami pilek.

mimisan-adenoid

Adenoid terletak di belakang hidung. Pada anak dengan adenoid yang membesar, maka sistem pembuangan/drainase di dalam hidung terlalu baik, sehingga pada anak mudah terjadi pilek.

Jika pilek berlangsung secara kronis/ jangka waktu lama, sehingga pembuluh darah cenderung melebar (=Vasodilatasi)⇒ Mempermudah terjadinya mimisan.

Pembuluh darah yang melebar/Vasodilatasi, Menyebabkan darah lebih banyak terkumpuldaerahnya menjadi lebih hangatSehingga terkadang pada orang yang mimisan, Pileknya terasa panas.


Penyebab epistaksis atau mimisan yang lain, adalah Kelainan anatomi/ kelainan bentuk di hidung,terutama di nasal septum.

mimisan-deviasi-septum-1

Nasal septum merupakan kerangka pembatas lubang hidung bagian kiri dengan kanan, dan sebagian besar terdiri dari tulang rawan (kartilago).

Normalnya, septum hidung terletak pada garis tengah hidung. Namun, pada beberapa orang letaknya menyimpang dari garis tengah/ bengkok. Inilah yang dinamakan deviasi septum.

mimisan-deviasi-septum-2

Jika septum nasalnya bengkok, jadi terdapat bagian yang tajam Maka dapat menusuk daging-daging di dalam hidung (=konka), Apalagi Jika terjadi infeksi atau meradang, konka ini akan bengkak(=Hipertrofi  konka), jadi lebih gampang tertusuk oleh bagian deviasi septum yang tajam ⇒  BERDARAH/MIMISAN.

Terapi terbaik deviasi septum, karena ini adalah kelainan anatomi/ bentuk, Maka harus OPERASI deviasi septum hidung.


Lakukanlah petunjuk Pertolongan Pertama ini, jika mengalami mimisan/epistaksis.

Cara mengatasi epistaksis/ mimisan/ keluarnya darah dari hidung ini Mudah dan dapat dilakukan oleh Anda sendiri.

Begini caranya:

  • Anda bisa duduk tegak dan condongkan tubuh ke depan. 
    • Posisi tegak mengurangi tekanan dalam pembuluh darah di hidung Anda, aliran darah menjadi lebih lambat karena letak posis jantung lebih rendah dari hidung, dan bisa menghambat perdarahan lebih banyak.
    • Posisi condong ke depan bisa menghindari Anda dari menelan darah Anda sendiri yang jika tertelan dapat mengiritasi perut.
  • INGAT, Saat mimisan JANGAN DIBARINGKAN/ TIDUR!! Karena jika dibaringkan, darah akan mengalir relatif lebih cepat dan darah dapat tertelan, Disebabkan posisi jantung yang mempunyai tugas memompa darah, berada sejajar dengan hidung.
  • Jadi saat terjadi mimisan, duduklah dengan tegak, dan posisi condong ke depan.
  • mimisan-condong
  • Kemudian jepit lubang hidung/cuping hidung Anda memakai ibu jari dan telunjuk guna menghentikan sumber perdarahan.
  • mimisan-jepit-hidung
    • Lakukan pada kedua lubang meski perdarahan hanya keluar pada satu lubang saja. Lakukan selama 5–10 menit. Selama penjepitan, Anda bisa bernapas melalui mulut.
  • Jika perdarahan masih belum juga berhenti, ulangi cara-cara di atas.
  • mimisan-es-batu
  • Anda juga bisa mengompres hidung dengan es yang batu dibalut kain/saputangan/handuk kecil.
  • Anda juga dapat memasukkan daun sirih ke dalam hidung untuk mengeringkan luka.
  • mimisann-daun-sirih
  • Bisa juga masukkan kapas atau tissue yang dibasahi Air dingin/ air es, ke dalam hidung untuk membuat pembuluh darah yang tadinya terbuka (=vasodilatasi) menjadi menyempit/menyusut (=Vasokontriksi), dengan demikian menutup pendarahan.
  • Di Emergency, saya sering menggunakan kassa yang dibasahi obat adrenalin atau epinefrin, yang gunanya membuat pembuluh darah menyempit/menyusut (=Vasokontriksi).
  • Setelah perdarahan berhenti, disarankan untuk menegakkan kepala (jangan membungkuk, dan JANGAN BERBARING) selama beberapa jam agar darah tidak mengalir kembali.
  • Hindari pula mengupil atau membuang ingus setelah perdarahan berhenti.

HINDARI APAPUN FAKTOR PENYEBAB DARI MIMISAN ITU SENDIRI, misalnya: Jangan terlalu kecapaian/ lelah, Hindari faktor-faktor yang memicu alergi, misalnya: debu, bulu binatang, dan lain-lain.

Tentunya, Untuk penanganan mimisan yang lebih tepat, dan terarah HARUS DIKONSULTASIKAN KE DOKTER TERLEBIH DAHULU, untuk mencari tahu faktor-faktor penyebab mimisan itu  sendiri.

Segera konsultasikan ke dokter jika Anda sering mengalami:

  • Mimisan yang berulang,
  • Mimisan disertai:
    • Sesak napas,
    • jantung berdebar,
    • pusing,
    • batuk berdarah,
    • muntah darah, atau
    • demam.

Dokter yang paling berkompeten dalam hal mimisan ini, adalah dokter Spesialis THT (Telinga-Hidung-Tenggorok).

mimisan-dokter-tht:

Artikel terkait:

♥ Penyakit Sinusitis dan tanda-tanda peradangan

mimisan-sinusitis

♥ Hipertensi : Langkah praktis mengontrol Tekanan Darah

♥ Aterosklerosis pada Penyakit Jantung Koroner

♥ Kanker : Tanya Jawab santai seputar Kanker

♥ Info Kesehatan terlengkap seputar penyakit Hati dan Hepatitis.

♥ Batuk, Pilek, dan Demam : Petunjuk Pengobatannya

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin