Infeksi virus Zika yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, terutama nyamuk golongan Aedes ini, sedang mewabah di Singapura. Jumlah pasien terus bertambah!

infeksi virus zika gambar utama 1

Kabar terupdate sekarang (5 september 2016) sudah ada 242 orang yang terinfeksi. Jumlahnya masih terus bertambah.

Bahkan 1 orang Warga Negara Indonesia juga positif terinfeksi Virus Zika di Singapura, yaitu seorang Pembantu Rumah Tangga.

Bagi warga Indonesia yang mengalami gejala terjangkit virus zika, KBRI Singapura mengimbau agar segera melakukan pemeriksaan ke pelayanan kesehatan terdekat.

Adapun gejala virus zika, antara lain : demam, kulit berbintik merah, sakit kepala, nyeri sendi, nyeri otot, kelemahan dan terjadi peradangan konjungtiva (radang di daerah mata).

KBRI Singapura juga mempersiapkan “hotline” 24 jam pada nomor +659295 3964 apabila ada masyarakat Indonesia di Singapura yang positif terkena virus zika dan membutuhkan bantuan kekonsuleran dari KBRI.

Kementrian Kesehatan Indonesia sudah mengeluarkan travel advisory atau saran untuk tidak berkunjung ke Singapura. Orang-orang yang datang dari singapura pun, diperiksa semua untuk mengidentifikasi, apakah mereka terinfeksi Virus Zika atau tidak.

Australia, Taiwan, dan Korea Selatan juga menasehatkan warganya, TERUTAMA wanita hamil atau yang berusaha hamil untuk menghindari perjalanan ke Singapura, karena virus Zika sedang berjangkit. Kenapa??

♥ Karena Virus Zika berpotensi membahayakan janin dalam kandungan atau menyebabkan bayi terlahir cacat.

zika

Ancaman virus Zika merupakan krisis global bagi dunia kesehatan‎, khususnya bagi para ibu hamil.

Infeksi Virus Zika ini wabahnya mulai menyebar pada Mei 2015, virus ini telah meluas ke hampir 21 negara di dunia – sebagian besar adalah negara di Amerika Tengah dan Selatan.

Tidak disangka, infeksi Virus Zika ini sudah mewabah ke Singapura

infeksi viruz zika singapore

Bagaimana dengan di Indonesia??

di Indonesia, Lembaga Biologi Eikjman pun telah melaporkan kehadiran virus zika kepada Kementerian Kesehatan.

Peneliti Eikjman Institute menemukan virus zika ini saat terjadi wabah demam dengue di Provinsi Jambi pada periode Desember 2014 sampai April 2015.

Meski virusnya ditemukan, Kementerian Kesehatan menyatakan belum ada pasien yang terinfeksi virus zika. Namun kita tetap harus WASPADA!


♦ Berikut saya kutip pertanyaan dan jawaban seputar Virus Zika dari www.depkes.go.id . Untuk memperjelas informasi saya tambahkan gambar dan keterangan di bawah.

PERTANYAAN SEPUTAR INFEKSI VIRUS ZIKA

1. Apakah virus Zika itu?

Virus Zika merupakan salah satu virus dari jenis Flavivirus. Virus ini memiliki kesamaan dengan virus dengue (demam berdarah), dan virus chikungunya.

Sama-sama  berasal dari kelompok arbovirus. Vektor perantara penyakit sama, di Indonesia yang paling utama adalah 2 nyamuk ini, yaitu nyamuk Aedes Aegypti, dan  nyamuk Aedes Albopictus.

infeksi virus zika 1

2. Bagaimana cara penularan virus Zika?

Virus Zika ditularkan melalui gigitan nyamuk. Nyamuk yang menjadi vektor atau pembawa penyakit Zika adalah nyamuk Aedes, dapat dalam jenis Aedes aegypti untuk daerah tropis, Aedes africanus di Afrika, dan juga Aedes albopictus pada beberapa daerah lain.

Nyamuk Aedes merupakan jenis nyamuk yang aktif di siang hari, dan dapat hidup di dalam maupun luar ruangan. Virus Zika juga bisa ditularkan oleh ibu hamil kepada janinnya selama masa kehamilan.

3. Siapa yang berisiko terinfeksi virus Zika?

Siapapun yang tinggal atau mengunjungi area yang diketahui terdapat virus Zika memiliki risiko untuk terinfeksi termasuk ibu hamil.

4. Negara mana sajakah yang melaporkan keberadaan kasus penyakit virus Zika?

Beberapa negara yang pernah melaporkan keberadaan kasus penyakit virus Zika adalah Barbados, Bolivia, Brasil, Cap Verde, Colombia, Dominican Republic, Ecuador, El Salvador, French Guiana, Guadeloupe, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Martinique, Mexico, Panama, Paraguay, Puerto Rico, Saint Martin, Suriname, Venezuela, dan Yap

zika 2

Olimpiade Brazil 2016 kemarin juga sempat dipertentangkan dan mau dipindahkan penyelenggaraanya oleh sejumlah pihak. Dikarenakan kekhawatiran akibat mewabahnya infeksi virus zika ini di negara tersebut.

5. Apa yang harus dipertimbangkan ibu hamil yang akan bepergian ke area terjangkit virus Zika?

Sebelum pergi ke area terjangkit virus Zika dianjurkan untuk melakukan konsultasi dengan dokter. Selain itu pada masa selama berada di area terjangkit diharapkan melakukan perlidungan ekstra terhadap gigitan nyamuk.

6. Ibu hamil yang bagaimanakah yang harus dilakukan pemeriksaan virus Zika?

Ibu hamil yang harus diperiksa untuk virus Zika adalah yang memiliki riwayat perjalanan dari area terjangkit dan juga memiliki 2 atau lebih gejala dari infeksi virus Zika.

7. Apa saja gejala infeksi virus Zika?

1 diantara 5 orang yang terinfeksi virus Zika menunjukkan gejala. Adapun gejala infeksi virus Zika diantaranya:

  • Demam,
  • Kulit berbintik merah,
  • Sakit kepala,
  • Nyeri sendi,
  • Nyeri otot,
  • Sakit kepala
  • kelemahan dan
  • terjadi peradangan konjungtiva.

zika 5

Pada beberapa kasus Zika dilaporkan terjadi:

  • gangguan saraf dan
  • komplikasi autoimun.

Gejala penyakit ini menyebabkan kesakitan tingkat sedang dan berlangsung selama 2-7 hari.

Penyakit Virus Zika ini, karena termasuk self-limited disease —>  kerap kali sembuh dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan medis. Pada kondisi tubuh yang baik penyakit ini dapat pulih dalam tempo 7-12 hari.

8. Apakah ada komplikasi yang ditimbulkan dari infeksi virus Zika?

Pada beberapa kasus suspek (curiga) Zika dilaporkan juga mengalami Sindrom Guillain Barre.  SGB adalah Penyakit autoimun yang menyebabkan kelumpuhan.  @[email protected] baca kembali artikel saya tentang penyakit autoimun. Namun hubungan ilmiahnya masih dalam tahap penelitian.

9. Apakah ada hubungan antara infeksi virus Zika dengan kejadian mikrosefalus kongenital?

zika 4

Mikrosefalus adalah kelainan otak dengan ukuran kepala lebih kecil dari ukuran kepala rata-rata berdasarkan umur dan jenis kelamin.

Hubungan infeksi virus Zika pada ibu hamil dengan kejadian mikrosefalus pada bayi yang dilahirkan belum terbukti secara ilmiah, namun bukti ke arah itu semakin kuat.

10. Apa jenis pemeriksaan virus Zika untuk ibu hamil?

Pada minggu pertama demam, virus Zika dapat dideteksi dari serum dengan pemeriksaan RT-PCR.

11. Apakah sudah ada vaksin atau obat untuk virus Zika?

Belum ada vaksin atau pengobatan spesifik untuk virus ini, sehingga pengobatan berfokus pada gejala yang ada. Jika daya tahan tubuh kuat, maka penyakit virus Zika akan sembuh dengan sendirinya, karena termasuk self-limited disease.

12. Apa yang harus dilakukan jika terinfeksi virus Zika?

Jika terinfeksi virus Zika, maka lakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Istirahat cukup
  • Konsumsi cukup air untuk mencegah dehidrasi
  • Minum obat-obatan yang dapat mengurangi demam atau nyeri
  • Jangan mengkonsumsi aspirin atau obat-obatan NSAID (non stereoid anti inflmation) lainnya.
  • Cari pengobatan ke pelayanan kesehatan terdekat.

13. Bagaimana cara pencegahan penularan virus Zika?

Pencegahan penularan virus ini dapat dilakukan dengan cara :

  • Menghindari kontak dengan nyamuk
  • Melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN)
  • 3M Plus, yaitu :

M1)  Menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain

zika 8

M2) Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya;

zika 9

M3) Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah.

zika 10

Adapun yang dimaksud dengan Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti

  • 1) Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan;
  • 2) Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk;
  • 3) Menggunakan kelambu saat tidur;
  • 4) Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk;
  • 5) Menanam tanaman pengusir nyamuk,
  • 6) Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah;
  • 7) Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa jadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.
  • 8) Melakukan  Pengawasan jentik dengan melibatkan peran aktif masyarakat melalui Gerakan Satu Rumah Satu Juru Pemantau Jentik (Jumantik)
  • 9) Meningkatkan daya tahan tubuh melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti diet seimbang, melakukan aktifitas fisik secara rutin, dll.

Pada wanita hamil atau berencana hamil harus melakukan perlindungan ekstra terhadap gigitan nyamuk untuk mencegah infeksi virus Zika selama kehamilan.

Misalnya dengan memakai baju yang menutup sebagian besar permukaan kulit, berwarna cerah, memakai kelambu saat tidur, Memakai lotion anti nyamuk.

infeksi virus zika

Gambar: Ibu hamil memakai kelambu untuk mencegah gigitan nyamuk.

Artikel terkait :

penyakit malaria gambar

Penyakit Malaria : Waspadai Menggigil, Demam, lalu Berkeringat

 

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin