Jantung adalah organ vital yang sangat penting. Fungsinya sangat simple, yaitu sebagai pompa untuk mendistribusikan dan mengedarkan darah ke seluruh tubuh.

Sebelum kita membahas kelainan irama jantung, saya akan jelaskan secara singkat tentang peredaran darah di tubuh manusia. yang terpusat pada jantung sebagai organ pemompa darah.

Darah kotor (Banyak CO2) dari seluruh tubuh (melalui Vena Cava superior dan Vena Vava Inferior)  ke Serambi / atrium kanan Jantung  ⇒ (melalui katub trikuspidalis)  ke Bilik/ Ventrikel kanan jantung  (melalui katub semilunaris) darah yang miskin oksigen ini dialirkan ke paru- paru oleh arteri pulmonaris  masuk PARU-PARU, darah dioksigenisasi menjadi darah bersih  ⇒ dialirkan ke Serambi/atrium kiri jantung oleh Vena Pulmonaris  (melalui katub bicuspidalis/mitral)  ke Bilik/Ventrikel kiri Jantung  Melalui Aorta (Arteri Terbesar dalam tubuh manusia), darah yang sudah kaya oksigen ini diedarkan/ dipompa ke seluruh tubuh.   @,@ gampang kan . Siklus terus berulang.


Jika terjadi kelainan irama jantung, tentu fungsi normal jantung sebagai organ pemompa darah ke seluruh tubuh dapat mengalami kegagalan (Yang disebut gagal jantung).

Jika Anda berumur 16 tahun ke atas, dan dalam keadaan istirahat. Coba hitung detak jantung Anda. Normalnya 60-100 kali per menit. Jika terlalu lambat disebut bradikardia. Jika terlalu cepat disebut takikardia.

Bradikardia adalah situasi di mana jantung berdetak lebih lambat dari normal. (pada orang dewasa, saat istirahat < 60 kali per menit)

Sedangkan Takikardia adalah situasi di mana jantung berdetak lebih cepat dari normal. (pada orang dewasa, saat istirahat > 100 kali per menit)

Normalnya, pada saat istirahat jantung orang dewasa berdetak antara 60-100 kali per menit.

PENGECUALIAN, UNTUK BAYI DAN ANAK-ANAK. Detak jantung bayi dan anak-anak lebih cepat ketimbang anak besar dan orang dewasa. Ini karena kebutuhan akan suplai darah lebih tinggi dibandingkan anak besar dan orang dewasa. Jantung perlu berdetak lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan akan suplai darah.

Berikut ini rata-rata denyut jantung bayi dan anak-anak:

Usia 1 – 2 hari : 123 – 159 kali /menit
Usia 3 – 6 hari : 129 – 166 kali/menit
Usia 1 – 3 minggu : 107 – 182 kali/menit
Usia 1 – 2 bulan : 121 – 179 kali/menit
Usia 3 – 5 bulan : 106 – 186 kali/menit
Usia 6 – 11 bulan : 109 – 169 kali/menit
Usia 1 – 2 tahun : 89 – 151 kali/menit
Usia 3 – 4 tahun : 73 – 137 kali/menit
Usia 5 – 7 tahun : 65 – 133 kali/menit
Usia 8 – 11 tahun : 62 – 130 kali/menit
Usia 12 – 15 tahun : 60 – 119 kali/menit


Darah mengandung oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan seluruh tubuh. Jantung sebagai organ pemompa darah memastikan kecukupan suplai darah yang mengandung oksigen dan nutrisi bagi tubuh kita. Irama jantung/ Heart Rate sangat mempengaruhi kecukupan suplai darah bagi tubuh kita.

Untuk artikel kelainan irama jantung ini, saya akan jelaskan dengan mudah melalui rumus CO = HR x SV.

CO = Cardiac Output = Jumlah darah yang dipompa jantung per menit

HR = Heart Rate = Jumlah detak jantung per menit

SV = Stroke Volume = Jumlah darah yang dipompa jantung tiap kali berdenyut.

Gagal Jantung/ Heart failure adalah kondisi ketika Cardiac Output menurun. Atau jantung tidak mampu mensuplai darah secara cukup ke seluruh tubuh.

Perhatikan rumus CO = HR x SV.

Jadi jika HR/ detak jantung per menit kurang dari 60 kali per menit (=Bradikardia), maka Cardiac Output lebih memungkinkan untuk TURUN Gagal jantung.

Apakah orang yang memiliki bradikardia/ detak jantung per menitnya kurang dari 60 kali per menit selalu menyebabkan gagal jantung??

* TIDAK SELALU.  Pada kasus lain, misalnya olahragawan (umumnya pelari maraton). Tubuh mereka, termasuk jantung beradaptasi secara efektif.

Jantung olahragawan (umumnya pelari maraton) memang cenderung lebih lambat/ bradikardia, Tetapi bisa jadi tidak masalah, Karena kadar oksigen jantung pada tubuh atlet sudah tinggi, jadi kerja jantung untuk berdenyut bisa minimal.  Mereka juga memiliki STROKE VOLUME yang besar. Sehingga setiap kali jantung mereka berdenyut, jumlah darah yang mampu dipompa jantung juga besar.

Jadi walaupun HR turun, Tetapi Karena SV meningkat. Maka nilai CO tetap normal.

Tetapi walaupun tidak mengalami keluhan, tetapi jika detak jantung Anda di bawah 60 kali per menit atau bradikardia, tetap harus berkonsultasi ke dokter.

Detak jantung orang dewasa saat istirahat, lebih dari 100 kali per menit atau dikenal dengan takikardia (Biasanya keluahan yang dialami adalah sering berdebar-debar) Harus berkonsultasi juga ke dokter. Mengenai takikardia saya akan jelaskan di artikel saya berikutnya.


detak jantung

Gejala-gejala yang dialami bradikardia (Detak jantung orang dewasa saat istirahat, kurang dari 60 kali per menit):

  • Lemas
  • Pingsan.
  • Pusing.
  • Gangguan ingatan.
  • Napas pendek atau sesak napas.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Sakit pada dada.
  • Kebingungan.
  • Mudah lelah saat beraktivitas fisik.

Jika Anda menghitung detak jantung Anda saat istirahat, dan berdenyut kurang dari 60 kali per menit, serta mengalami gejala-gejala seperti di atas. SEGERA BERKONSULTASI DENGAN DOKTER. Dalam hal ini yang paling ahli adalah dokter Spesialis Jantung dan dr Spesialis Penyakit Dalam.

Dokter akan melakukan anamnesis dari riwayat penyakit Anda, Pemeriksaan fisik terutama menggunakan alat dengar stetoskop, Pemeriksaan penunjang (biasanya ECG/EKG, dan Echocardiography), Setelah itu, Penegakan diagnosis, dan Anda akan diberikan obat-obatan yang sesuai dengan penyakit jantung Anda.

Anda juga diharuskan untuk menjalani pola hidup sehat, seperti berikut:


Mengenal Pacemaker utama SA Node

Kelainan irama jantung atau aritmia, dapat diakibatkan oleh gangguan impuls listrik jantung, salah satunya adalah gangguan pada SA node (Sino Atrial node). SA node terletak di serambi kanan jantung. Fungsinya adalah sebagai pacemaker atau pencetus impuls listrik utama atau yang pertama untuk mengalirkan listrik dan merangsang otot jantung supaya berdenyut secara bersamaan.

SA node sendiri akan men-drive atau merangsang otot jantung untuk berdenyut 60-100 kali per menit dalam keadaan istirahat.

Jika terjadi gangguan pada SA Node misalnya akibat serangan jantung (Terjadi blok pada pembuluh darah yang memberi suplai darah ke SA node atau terjadi blok pada pembuluh darah yang memberi suplai darah ke jalur kelistrikan SA node) ⇒ Maka rangsangan listrik tidak sampai ke bilik/ ventrikel jantung secara normal ⇒ Akibatnya jantung berdetak lebih lambat karena impuls listrik yang seharusnya didapat dari SA node, sekarang didapat dari pacemaker ke 2 yang lebih lambat, contohnya Atrio-Ventricular node. Detak jantung yang dicetus AV node biasanya hanya sekitar 40-60 kali per menit.

Apa bedanya gagal jantung dengan serangan jantung??

Orang Awam sering menganggapnya sama. Memang gagal jantung dapat disebabkan oleh serangan jantung. Tetapi pengertian masing-masing berbeda.

Untuk lebih memudahkan, saya jelaskan dengan gambar

Serangan jantung atau heart attack adalah kondisi ketika pembuluh darah yang memperdarahi jantung, mengalami blok atau sumbatan (biasanya karena kolesterol) ⇒ akibatnya suplai darah ke otot jantung berkurang⇒ otot jantung menjadi mati.

Sedangkan, gagal jantung atau heart failure adalah kondisi ketika jantung tidak sanggup memompa darah secara adekuat atau cukup ke seluruh tubuh (CO/ Cardiac Output menurun). Bisa diakibatkan oleh:

  • Gangguan impuls listrik jantung/ irama jantung (ARITMIA),
  • Infeksi pada, otot, selaput, atau katup jantung
  • Otot jantung yang mati dan tidak berfungsi optimal
  • Gangguan katup jantung,
  • Hipertensi yang membuat kerja jantung semakin berat dan kelelahan.
  • Anemia yang mengakibatkan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah yang miskin oksigen
  • Obesitas yang membuat jantung bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan tubuh yang besar
  • dan lain-lain.

Terima kasih sudah membaca artikel mengenai jantung ini sampai selesai dan menshare-kannya ke orang terdekat. Nantikan artikel kami berikutnya.

Anda bisa mencari ratusan artikel kesehatan di website petunjuksehat.com ini melalui kolom CARI…

dan mengetik kata kunci apa saja yang Anda butuhkan. Artikel ditulis oleh dokter sendiri dengan bahasa yang mudah dimengerti bahkan oleh orang awam.

Artikel-artikel terkait:

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn