Di Indonesia, kasus penderita batu ginjal merupakan kasus yang relatif tinggi jumlah penderitanya (0,5% dari populasi). Jadi, jika jumlah penduduk 250  juta orang. Berarti yang terkena batu ginjal , di Indonesia saja ada 1 juta 250 ribu orang. Wow, Banyak sekali!

batu ginjal 2

Padahal Batu Ginjal merupakan salah satu faktor utama penyebab gagal ginjal, selain Hipertensi dan Diabetes Melitus. Artikel batu ginjal yang sudah diupdate ini akan memberikan informasi sejelas-jelasnya mengenai organ ginjal, sistem perkemihan, dan penatalaksanaan batu ginjal, serta komplikasinya.

Ginjal merupakan salah satu organ dari sistem saluran kemih

Basicnya, Kumpulan dari sel membentuk jaringan, kumpulan dari jaringan membentuk organ, kumpulan organ  membentuk sistem organ, kumpulan sistem organ  membentuk organisme (atau makhluk hidup)

  • sel  jaringan organ sistem organ  organisme

Jadi,  sel-sel ginjal membentuk jaringan ginjal  organ Ginjal.

Kumpulan dari organ- organ, seperti: organ Ginjal, Ureter, Kandung Kemih, Uretra membentuk sistem perkemihan

Jika dilanjutkan,  sistem perkemihan, sistem kardiovascular (jantung & pembuluh darah), sistem pernafasan, sistem pencernaan, sistem hepatobilier (hati & empedu), sistem saraf membentuk organisme seperti kita (makhluk hidup) .

Oke, Gampang kan. ^_^  . Sebelum kita bahas tentang batu ginjal, Ada baiknya kita mengetahui sistem perkemihan. Bagaimana proses terbentuknya Urine sampai keluar melalui lubang saluran kencing (Osteum Uretra eksterna)

batu ginjal

Urine diproduksi oleh ginjal sebanyak 1 cc/ menit. Berarti 1 hari kira-kira, normalnya kita memproduksi urine 1,5 liter.  Dari pernafasan dan keringat saja, cairan tubuh keluar lagi sebanyak 500 cc. Jadi wajar, untuk kesehatan dan mencegah terjadinya batu ginjal, BAIKNYA KITA MINUM AIR PUTIH PALING TIDAK 2 LITER SEHARI.  OKE ^^baca artikel kami tentang Manfaat Cukup Minum Air Putih

Urine yang diproduksi oleh ginjal  dibuang melalui saluran Ureter  kemudian ditampung di kandung kemih (Vesica Urinaria)⇒ ketika jumlahnya kira-kira 200-400 cc, maka timbul keinginan untuk berkemih  maka urine dibuang melalui saluran Uretra, dan keluar melalui lubang uretra (osteum uretra Eksterna)

Jadi, Diagnosa Batu saluran kemih, tergantung letak endapan batu ada di organ mana:

  • ada endapan batu di ginjal  namanya batu ginjal
  • ada endapan batu di ureter  namanya batu ureter
  • ada endapan batu di kandung kemih namanya batu kandung kemih
  • ada endapan batu di uretra  namanya batu uretra

BATU GINJAL 2

Jika sudah mengetahui petunjuk dasarnya. Maka artikel selanjutnya akan sangat memudahkan kita untuk mengerti tentang masalah batu ginjal. ^-^ Have fun.

……………………………………………….

Pengertian Batu Ginjal

Batu ginjal merupakan suatu kondisi terbentuknya material keras yang menyerupai batu di dalam ginjal. Material tersebut berasal dari sisa zat-zat limbah di dalam darah.

Jenis Batu ginjal dan anjuran diet

Endapan batu di dalam ginjal bisa juga disebabkan oleh makanan atau masalah kesehatan lain yang mendasari. Berdasarkan Buku textbook Current Surgical, Lange edisi ke 12 yang saya kutip, jenis-jenis batu ginjal dibagi menjadi:

1. Calcium Stones / Baru kalsium:

  • Untuk mencegah terbentuknya Calcium Stones, kita kurangi konsumsi kalsium (susu, keju) dibatasi 400 mg/ hari.
  • Kurangi konsumsi garam.
  • Batasi protein (daging, kacang-kacangan), dan
  • Batasi karbohidrat (nasi, roti).

2. Oxalate Stones (Calcium Oxalate) / batu Oxalate

  • Untuk mencegah terbentuknya Oxalate Stones, kita juga kurangi konsumsi kalsium, kacan-kacangan, dan garam
  • Kurangi konsumsi Oxalate yang berlebihan di kopi, Teh, Cola, dan cokelat
  • Kurangi konsumsi vitamin C secara berlebihan, misalnya vitamin C 1000 mg

3. Magnesium- ammonium-phosphate stones / Batu Struvit

  • Batu jenis ini terjadi karena respon infeksi bakteri pada saluran kemih (urinary tract infection). dikenal sebagai batu infeksi.
  • Karena infeksi bakteri, berarti harus dikonsultasikan ke dokter untuk diberikan treatment antibiotik jangka panjang.
  • Perhatikan kebersihan saluran kencing Anda. Untuk wanita, Biasakan membilas area kemaluannya dari depan ke belakang. Jika dari belakang ke depan, maka area anus yang banyak kuman atau bakterinya, dapat menyebar ke dalam Vagina, dan saluran kencing Anda.  Karena jarak antara anus dengan vagina, dan saluran kencing dekat maka memudahkan infeksi menyebar. Beda sama laki-laki. ^_^
  • Juga, semprotan untuk membilas area anus saat buang air besar Jangan terlalu kencang bagi wanita. karena akan memudahkan kuman untuk naik atau masuk ke saluran kencing atas dan menginfeksinya.

4. Metabolic Stones (Uric acid, Cystine), terdiri dari Batu asam urat, dan Batu cyctine

  • Untuk mencegah terbentuknya Batu asam urat, kita kurangi makanan yang mengandung purin /zat yat diolah oleh tubuh menjadi asam urat. misalnya batasi daleman!!! jeroan, seperti hati, paru, jantung, usus.  Emping yang mengandung purin juga dihindari. @[email protected] artikel saya tentang Penyakit Asam Urat
  • Batu ginjal yang disebut Batu cystine, terbentuk akibat terlalu banyaknya asam amino sistin yang dikeluarkan oleh ginjal. Batu sistin merupakan jenis batu ginjal yang sangat jarang ditemukan. Kondisi ini disebabkan oleh penyakit yang dikenal sebagai sistinuria. Sistinuria adalah kondisi dimana kadar sistin dalam urin lebih tinggi dari normal karena masalah transportasi sistin di ginjal. Sistinuria adalah penyakit menurun dalam keluarga dan mempengaruhi pria maupun wanita.

……………………………………..

Tanda dan Gejala Batu ginjal

Pelajari tanda-tanda dan gejala batu ginjal di bawah ini, sehingga Anda tahu kapan untuk mencari pengobatan.

batu ginjal 4

1. Tanpa Gejala

Banyak orang yang menderita batu ginjal tanpa gejala apapun (asimtomatik). Jika Anda memiliki batu ginjal yang sangat kecil, bisanya tidak akan diketahui ataupun terasa. Terkadang batu kecil seperti ini ditemukan jika Anda menjalani tes pencitraan (X-ray, CT scan, atau USG) untuk alasan yang tidak terkait dengan masalah ginjal.

Dokter Anda mungkin mengambil pendekatan “wait and see” jika ditemukan bahwa Anda memiliki batu ginjal tanpa gejala yang mengganggu.

2. Nyeri

Nyeri akibat batu ginjal bisa terasa ringan sampai berat. Batu ginjal yang lebih besar lebih mungkin menyebabkan rasa sakit ketika turun ke ureter dan keluar dari tubuh melalui urin. Area Nyeri paling umum yang terkait batu ginjal adalah punggung bagian bawah (di kedua sisi), perut bagian bawah dan daerah selangkangan, serta di bawah tulang rusuk. Rasa sakit mungkin datang bergelombang. Anda juga mungkin sering mengalami nyeri buang air kecil.

3. Mual dan Muntah

Rasa sakit yang diakibatkan batu ginjal mungkin begitu parah sehingga Anda mungkin juga mengalami mual dan muntah. Ketika batu ginjal bergerak ke ureter dan menghalangi aliran urin, hal ini menyebabkan rasa sakit yang digambarkan sebagai lebih buruk daripada melahirkan. Nyeri hebat, mual, dan muntah harus diobati dengan obat nyeri kuat, antiemetik, dan cairan infus.

4. Demam dan Menggigil

Demam dan menggigil kadang-kadang juga merupakan gejala batu ginjal. Gejala ini merupakan gejala mengganggu yang memerlukan evaluasi medis segera karena demam dan menggigil bisa berarti bahwa Anda juga mengalami infeksi (berpotensi mengancam nyawa, jika tidak diobati). Anda harus mencari pengobatan segera jika mengalami demam dan menggigil yang terkait dengan batu ginjal, bahkan jika Anda hanya mengalami nyeri ringan.

Tanda infeksi saluran kemih: meningkatnya frekuensi buang air kecil, anyang-anyangan (kencing tapi merasa tidak tuntas).

  • Infeksi saluran kemih juga menjadi diagnosis banding dari batu ginjal.

5. Darah dalam Urine

Darah dalam urin, yang disebut “hematuria,” adalah gejala umum lain dari batu ginjal. Ketika batu ginjal melewati saluran kemih, ia mengiritasi ureter dan menyebabkan perdarahan. Urin Anda mungkin terlihat merah muda atau kemerahan tergantung pada beratnya perdarahan. Darah dalam urin merupakan gejala serius yang menjamin evaluasi cepat yang diberikan dokter Anda.

Kadang-kadang dapat disertai batu kecil, yang keluar saat kencing.

6. Kencing yang tersendat-sendat

Saat kencing. mungkin aliran kencing bisa terputus-putus, dikarenakan ada sumbatan batu yang menutup aliran air kencing.

7. Perubahan Urine Lainnya

Jika Anda melihat urin yang keruh atau sangat berbau, ini bisa menjadi tanda-tanda infeksi yang berhubungan dengan batu ginjal. Namun, gejala ini bisa juga menjadi tanda masalah medis lainnya, seperti infeksi saluran kemih (ISK), infeksi kandung kemih, sistitis, atau bahkan penyakit menular seksual (PMS) seperti gonore. Jika Anda memiliki urin yang keruh atau berbau busuk, segera temui dokter Anda.

Diagnosis batu ginjal

Dalam mendiagnosa batu ginjal, pertama-tama

ANAMNESA : 

  • dokter akan mencoba menggali keterangan terlebih dahulu dari pasien seputar gejala-gejala yang dialaminya. Biasanya dokter akan menanyakan apakah pasien pernah menderita batu ginjal sebelumnya, memiliki riwayat keluarga berpenyakit sama, atau apakah belakangan pasien sering mengonsumsi makanan atau suplemen yang bisa memicu terbentuknya batu ginjal.
  • Apakah Ada 7 gejala dari batu ginjal, seperti saya sebutkan di atas. Yang paling umum: apakah kencingnya berdarah, atau nyeri pada belakang pinggang

batu ginjal 3

PEMERIKSAAN FISIK:

  • Saya biasanya memastikan gejala batu ginjal seperti nyeri pada belakang pinggang , dengan cara  Ditekan  atau Diketok pada kedua sisi belakang pinggang.  Jika ada nyeri tekan, dan nyeri ketok pada bagian itu, saya curiga kemungkinan batu ginjal.

PEMERIKSAAN PENUNJANG:

Setelah keterangan dari anamnesa, dan pemeriksaan fisik tersebut dikumpulkan, selanjutnya  dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang  untuk memastikan diagnosis. Tes tersebut bisa berupa:

  • tes urin (urinalisis) adakah kandungan kalsium, asam urat, oxalate, darah, atau infeksi di urine..?
  • tes darah, dan
  • pemeriksaan lewat citra gambar seperti  USG (Ultrasonografi),  intravenous urogram, CT scan, dan X-ray.

batu ginjal 5

batu ginjal 6

Pemeriksaan penunjang ini memiliki tujuan , yaitu untuk memastikan keberadaan dan menentukan posisi batu ginjal secara tepat dan akurat.

Analisis yang tepat akan sangat membantu dokter dalam menentukan penanganan atau obat-obatan yang sesuai dengan kondisi penderita batu ginjal.

  • Jadi urutannya secara umum dalam melakukan pendekatan medis:

ANAMNESA   PEMERIKSAAN FISIK   PEMERIKSAAN PENUNJANG  DIAGNOSA  TREATMENT PROGNOSIS

Setelah diagnosa ditetapkan, baru dilakukan TREATMENT/ pengobatan, Jika perlu terangkan ke pasien tentang prognosis: perjalanan penyakit. Apakah ke depannya, penyakit ini bisa bertambah baik/ sembuh, atau buruk, misal komplikasi  seperti gagal ginjal.

Komplikasi Batu Ginjal

Selain dampak buruknya pada ginjal, komplikasi yang paling sering terjadi adalah kecenderungan batu ginjal untuk kambuh. Jika Anda pernah menderita batu ginjal sebelumnya, maka Anda berpeluang untuk kembali terkena kondisi yang sama. Berikut adalah faktor pemicu terbentuknya batu ginjal berulang kali:

  • Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung protein dan terlalu sedikit mengonsumsi serat.
  • Rutin mengonsumsi suplemen yang mengandung Vitamin D dan kalsium… Baca Kembali Jenis Batu Ginjal dan Anjuran Diet di atas. ^-^
  • Hanya memiliki satu ginjal yang masih berfungsi.
  • Pernah mengalami beberapa infeksi yang berhubungan dengan ginjal atau sistem saluran kemih sebelumnya.
  • Memiliki riwayat keluarga berpenyakit batu ginjal.
  • Pernah menjalani operasi pada sistem pencernaan.
  • Mengonsumsi obat-obatan seperti aspirin, antibiotik tertentu, antasida, diuretik, obat anti-epilepsi, dan obat-obatan untuk HIV.

Prosedur pengangkatan batu ginjal berukuran besar, terutama dengan metode ureterorenoskopi juga berpotensi menimbulkan komplikasi seperti :

  • pendarahan
  • cedera pada saluran ureter
  • terhambatnya ureter akibat serpihan batu ginjal dan
  • infeksi darah atau sepsis.

Pengobatan Batu Ginjal

  1. Ukuran batu < 0,6 cm/< 6 mm : Dengan obat-obatan yang mempermudah pengeluaran batu melalui saluran kencing.
  2. Ukuran batu 0,6 cm – 2 cm / 6mm – 20mm: Dengan ESWL (Extracorporeal shock wave lithotripsy), yaitu prosedur penghancuran batu ginjal dengan menggunakan gelombang energi. Batu dihancurkan agar serpihan-serpihannya dapat keluar dengan mudah.
  3. Ukuran batu > 2 cm / > 20 mm: Mengeluarkan atau mengambil batu dengan prosedur operasi.

Prosedur-prosedur untuk menangani batu ginjal yang sedang dan besar adalah:

@ Extracorporeal shock wave lithotripsy atau disingkat ESWL,

  • yaitu prosedur penghancuran batu ginjal dengan menggunakan gelombang energi. Biasanya ukuran batu berkisar 6 mm -20 mm atau sedang. Batu dihancurkan agar serpihan-serpihannya dapat keluar dengan mudah.

batu ginjal 7

  • Namun jika tidak ada Peralatan yang memadai seperti ESWL, maka bedah terbuka bisa saja dilakukan. Dokter urologi atau bedah urologi yang akan mempertimbangkan, prosedur mana yang lebih menguntungkan ke pasien sesuai situasi dan kondisi.

@ Bedah terbuka.

  • Di zaman modern seperti sekarang, prosedur ini sebenarnya sudah tergolong jarang dan hanya dilakukan untuk mengangkat batu ginjal yang berukuran sangat besar, biasanya lebih dari 2 cm/20 mm.
  • Sesuai dengan namanya, bedah terbuka dilakukan dengan cara membuat sebuah sayatan pada permukaan kulit dekat dengan ginjal dan ureter yang berfungsi sebagai akses bagi dokter bedah untuk mengangkat batu ginjal.

@ Ureterorenoskopi

  • Yaitu prosedur pengangkatan batu ginjal dengan menggunakan sebuah alat yang disebut ureteroskop yang dimasukkan ke ureter melalui uretra dan kandung kemih. Uretra adalah saluran terakhir untuk keluarnya urin dari kandung kemih ke luar tubuh.
  • batu ginjal Lihat gambarnya.
  • Alat yang menyerupai selang kecil dan dilengkapi kamera ini dapat melihat letak batu ginjal. Setelah letaknya diketahui, batu akan dihancurkan. Ureterorenoskopi biasanya dilakukan untuk menangani batu yang terjebak di dalam ureter.

@ Percutaneous nephrolithotomy atau disingkat PCNL

  • Yaitu prosedur penghancuran batu ginjal. Sayatan kecil dibuat di atas permukaan kulit dekat ginjal sehingga alat yang disebut nephroscope bisa masuk untuk memecahkan dan mengangkat serpihan batu ginjal.
  • batu ginjal 1

Akhirnya, artikel tentang batu ginjal ini sudah selesai diupdate. Sudah berisi informasi yang cukup complete. Hopefully bermanfaat. Silakan di share. \@[email protected]/ boleh kirim komentar, saran, dan konsultasi. Terimakasih banyak untuk dukungannya. tunggu artikel baru selanjutnya yaak.

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin