Masih ingat? Seorang anak penderita leukemia, bernama Sabina Alysha (4 tahun) yang dijenguk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, pada Rabu (18/1/2017). Dia sudah menderita leukemia ini sejak 2 tahun. Harapan hidupnya mungkin tidak besar, karena teman-temannya banyak yang meninggal akibat penyakit leukemia ini.

Melalui artikel ini, saya akan membahas penyakit leukemia atau kanker sel darah putih ini secara mendasar agar mudah dimengerti. Tolong dibagikan/ dishare supaya para orangtua, praktisi kesehatan, bahkan orang awam dapat menyadari jika seseorang terkena leukemia dari gejala-gejala yang ada.

Karena semakin cepat, penyakit leukemia ini ditemukan, dan dilakukan strategi pengobatan yang tepat oleh dokter, MAKA HARAPAN HIDUP PASIEN AKAN SEMAKIN BESAR, Tidak Mati. LEBIH DARI ITU, TERNYATA LEUKEMIA INI DAPAT DISEMBUHKAN.


Leukemia; dalam bahasa Yunani leukos (“putih”), dan aima (“darah”).

Kata leukemia berarti darah putih, karena pada pemeriksaan laboratorium penderita leukemia, ditemukan banyak sel darah putih atau leukosit.

Tetapi yang tampak adalah sel darah putih abnormal, biasanya yang masih muda/tidak terbentuk sempurna (Tentu saja sel darah putih masih muda ini, tidak mempunyai fungsi yang sama, atau malah mengganggu kerja atau produksi sel darah putih matang dalam melawan infeksi). Jumlah yang semakin meninggi ini dapat mengganggu fungsi normal dari sel-sel lainnya.

Two panels comparing normal peripheral blood vs. leukemia. Used in 40351, 85205. SOURCE: Lange Basic Histology 7th ed., www. manros_therapeutics.com/en/pipeline

Bisa kita lihat pada pemeriksaan lab darah di atas:

Pada penderita leukemia: Banyak ditemukan White blood cell atau sel darah putih abnormal, biasanya yang masih muda/tidak terbentuk sempurna/Leukoblast (ukurannya memang lebih besar daripada sel darah putih yang matang, dan tidak mempunyai fungsi yang sama seperti sel darah putih yang matang dalam melawan infeksi.


Leukemia adalah kanker sel darah putih, di mana Sumsum tulang akan memproduksi secara cepat dan berlebihan, sel-sel darah putih yang abnormal/tidak normal/tidak terbentuk sempurna.

leukemia leukosit

Jumlah sel darah putih abnormal yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah sehat yang juga diproduksi oleh sumsum tulang, akan berkurang, misalnya:

  • White Blood Cell/ Sel darah putih yang matang/terbentuk sempurna (=leukosit),
  • Red Blood Cell/ Sel darah merah (=eritrosit),
  • Keping darah (=platelet/trombosit).

Sel-sel darah sehat yang berkurang/terdesak, tentu saja tidak akan adekuat/cukup baik dalam menjalankan fungsinya dengan baik.

Masing-masing fungsi sel-sel darah, yaitu:

  • Sel darah putih (leukosit): berfungsi melawan infeksi. Ada beberapa jenis sel darah putih
  • Sel darah merah (eritrosit): berfungsi membawa oksigen dan nutrisi makanan ke jaringan seluruh tubuh.
  • Keping darah (Platelet/Trombosit): berfungsi untuk pembekuan darah/ menutup luka.

*Di mana letak sumsum tulang??

♥ “Tempat Kejadian Perkara” dari leukemia itu ada di sumsum tulang. Jika ditanya sumsum tulang itu dimana, bayangkan saja ketika kita sedang makan paha ayam.

Setelah daging ayamnya habis, kita patahkan tulangnya  di tengah, dan kita hisap-hisap bagian dalam dari tulang tersebut. Bagian yang kita hisap itulah yang dinamakan sumsum tulang.

Sumsum tulang merupakan pabrik dari sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit)


*Kenapa leukemia disebut kanker sel darah putih??

♥ Secara sederhana, Kanker/ Tumor ganas adalah pertumbuhan sel yang tidak terkontrol.

Pada dasarnya, tubuh manusia terdiri dari sel. Dan sel itu, ada mekanisme untuk pengaturan. Akibat suatu sebab, pengaturan itu akhirnya tidak berjalan sesuai dengan seharusnya/tidak terkontrol, dan inilah yang menjadi kanker.

Silakan baca juga artikel kami: Kanker : Tanya Jawab santai seputar Kanker/Tumor ganas.

Leukemia ini disebut kanker/tumor ganas, karena sel-sel kankernya selain mengganggu sel-sel sehat di dalam sumsum tulang, tetapi juga dapat menyebar melalui aliran darah ke seluruh organ tubuh, misalnya ke otak, hati, paru-paru, dan lain-lain.

Sel-sel kanker ini juga akan merusak metabolisme dan fungsi dari organ-organ tersebut. Sangat fatal akibatnya hingga menyebabkan kematian.

Perlu diketahui:

  • Sel : unit fungsional dan struktural terkecil pembentuk tubuh makhluk hidup
  •  Kumpulan Sel membentuk ⇒ jaringan ⇒ organ ⇒ sistem organ ⇒ organisme/makhluk hidup

Ketika kanker sudah ada di dalam tubuh, sel-sel kanker ini akan terus membelah/ multiplikasi secara tidak terkontrol (tanpa mengikuti fungsi tubuh normal).

Tahukah Anda ??

Di Indonesia sendiri, setiap tahun terdapat 4000 jumlah kasus baru, anak yang terkena kanker. Dan Leukemia merupakan jenis kanker yang paling banyak dijumpai pada anak-anak.

Salah satunya adalah Sabina Alysha (4 tahun), anak penderita leukemia yang dijenguk Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Rabu lalu (18/1/2017).

leukemia sabina

Jenis-jenis Leukemia

Berdasarkan kecepatan perkembangannya, leukemia dapat dikelompokkan menjadi akut dan kronis.

Leukemia Akut

Leukemia akut ini ditandai oleh CEPATNYA:

  • Penambahan jumlah sel darah putih abnormal (=sel darah putih abnormal bisa disebut sel kanker, karena terus membelah/ multiplikasi secara tidak terkontrol ), dan
  • Cepatnya penyebaran sel kanker ke dalam aliran darah, hingga merusak organ-organ tubuh lainnya selain di sumsum tulang.

Jenis Leukemia akut ini harus ditangani dengan segera.

Leukemia Kronis

Leukemia kronis berkembang secara perlahan-lahan dan dalam jangka waktu panjang.

Gejalanya cenderung tidak segera dirasakan sehingga baru terdiagnosis setelah bertahun-tahun.

Sel-sel darah putih yang seharusnya sudah mati akan tetap hidup dan menumpuk dalam aliran darah, sumsum tulang, serta organ-organ lain yang terkait. (Sel-sel darah putih yang tidak mati ini, juga bisa disebut sel kanker, karena tidak mengikuti fungsi pengaturan/regulasi umur sel normal yang seharusnya mati, dan digantikan sel baru)


leukemia 2

Leukemia juga dapat dikategorikan menurut jenis sel darah putih yang diserang.

  • Jika sel kanker menyerang sel-sel limfa dikenal dengan istilah leukemia limfotik dan
  • Jika sel kanker menyerang sel-sel mieloid disebut leukemia mielogen.

Berdasarkan dua pengelompokan di atas, terdapat empat jenis kanker darah yang paling sering terjadi. Berikut ini penjelasan untuk masing-masing jenis.

Leukemia limfotik akut atau acute lymphocytic leukemia (ALL)

ALL dapat menghambat fungsi limfosit sehingga pengidapnya berpotensi mengalami infeksi yang serius. Kanker darah ini umumnya diidap oleh anak-anak, tapi juga mungkin menyerang dewasa.

Leukemia mielogen akut atau acute myelogenous leukemia (AML)

Ini adalah jenis kanker darah yang umumnya menyerang dewasa. Tetapi AML juga dapat diidap oleh anak-anak serta remaja. Kanker ini akan membentuk sel-sel mieloid yang tidak sempurna dan dapat menyumbat pembuluh darah.

Leukemia limfotik kronis atau chronic lymphocytic leukemia (CLL)

Jenis kanker darah ini hanya dialami oleh orang dewasa. CLL umumnya baru terdeteksi pada stadium lanjut karena pasien cenderung tidak merasakan gejala-gejalanya untuk waktu yang lama.

Leukemia mielogen kronis atau Chronic myelogenous leukemia (CML)

Jenis kanker darah ini umumnya diderita oleh dewasa. CML memiliki dua tahap.

  • Pada tahap pertama, sel-sel abnormal akan berkembang secara perlahan-lahan.
  • Lalu saat memasuki tahap kedua, jumlah sel-sel abnormal akan bertambah dengan pesat sehingga kondisi pasien akan menurun secara drastis.

Gejala-gejala Kanker Darah

Gejala kanker darah sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami gejala yang berbeda-beda, tergantung kepada berat dan jenis kanker darah yang diidap.

Terkadang leukemia belum bisa dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain, seperti flu, atau pun demam berdarah/ dengue.

Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak membaik atau mereda, seperti:

Gejala Leukemia Akibat dari sel darah merah/ kadar Hemoglobin yang menurun:

  • Gejala anemia, seperti: Pucat, Lesu, Lemas atau kelelahan yang berkelanjutan, conjunctiva anemis
    • leukemia conjunctiva anemi
  • Jantung berdebar-debar, dan nadi cepat. Akibat dari anemia, karena delivery/penghantaran oksigen oleh Hemoglobin rendah/terganggu, maka kompensasinya: jantung meningkatkan stroke volume darah  (jantung jadi berdebar-debar/palpitasi), dan meningkatkan denyut nadi/heart rate (Takikardi)
  • Sakit kepala
  • Mual, Muntah-muntah, Tidak nafsu makan
  • Penurunan berat badan.

Gejala Leukemia Akibat dari sel darah putih sehat/normal/matur yang terganggu fungsinya, dan terdesak oleh sel kanker/sel darah putih abnormal:

Gejala leukemia akibat jumlah trombosit/platelet/keping darah yang menurun:

  • Jika terjadi luka, maka luka sukar berhenti.
  • Mudah mengalami pendarahan (misalnya sering mimisan) atau memar.
  • Muncul bintik-bintik merah pada pada kulit.

leukemia kanker darah

Gejala-gejala tersebut terjadi karena sel-sel kanker itu mengganggu fungsi sel-sel darah yang sehat di sumsum tulang. Apabila sel-sel kanker menyebar ke seluruh organ tubuh, maka komplikasi akan bertambah berat, dan berakibat fatal. Pasien bisa meninggal.

Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera hubungi dan periksakan diri ke dokter. Terutama untuk gejala yang sering kambuh atau tidak kunjung membaik.

Penyebab dan Faktor Risiko terjadi Leukemia

Penyebab leukemia atau kanker sel darah putih ini tidak diketahui secara pasti. Tetapi terdapat sejumlah faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena leukemia ini.

Faktor-faktor pemicu leukemia tersebut meliputi:

  • Faktor keturunan. Jika memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker darah, risiko Anda untuk terkena kanker yang sama akan meningkat.
  • Kelainan genetik, misalnya sindrom Down (kelainan genetik yang terjadi pada kromosom 21 yang berdampak pada keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental.
  • Pernah menjalani pengobatan kanker. Kemoterapi atau radioterapi tertentu diduga dapat memicu leukemia.
  • Pengaruh kelainan darah yang diderita, misalnya myelodysplastic syndrome (gangguan pembentukan dan pematangan sel-sel darah di sumsum tulang)
  • Pernah mengalami pajanan terhadap radiasi tingkat tinggi atau zat-zat kimia tertentu. Misalnya orang yang pernah terlibat dalam kecelakaan yang berhubungan dengan reaktor nuklir atau mengalami pajanan zat kimia seperti benzena.

Diagnosis dan Pengobatan Leukemia

Tahapan prosedur diagnosis suatu penyakit :

1. Anamnesis

Dokter akan menanyakan riwayat keluarga, perjalanan penyakit, dan Adakah gejala-gejala leukemia, misalnya:  gejala anemia/kurang darah (pucat,lemas), sering sakit-sakitan, mudah terjadi perdarahan, nyeri pada tulang, dan lain-lain.

leukemia kanker darah

2. Pemeriksaan fisik

Misalnya: Adakah pembengkakan pada kelenjar getah bening (lymph nodes), hati, atau limpa. Apakah denyut nadinya meningkat. Apakah terlihat conjunctiva anemis. Apakah terlihat bintik-bintik merah pada badan.

3. Pemeriksaan Penunjang

Dokter akan menganjurkan pemeriksaan lebih mendetail yang meliputi tes darah serta biopsi sumsum tulang.

Tes darah akan menunjukkan:

  • Kebanyakan yang terjadi pada leukemia adalah leukositosis, karena jumlah sel darah putih abnormal meningkat
  • Jumlah sel darah merah menurun/ Kadar Hemoglobin menurun,
  • Jumlah platelet/trombosit/keping darah menurun.

Sementara biopsi sumsum tulang (Bone Marrow Biopsy) digunakan untuk memastikan keberadaan sel-sel kanker darah, juga untuk mengetahui tipe/jenis leukemia apa yang diderita pasien.

leukemia biopsi sumsum tulang

Prosedur yang dilakukan dengan mengambil sampel sumsum tulang ini juga digunakan untuk mengetahui jenis dan tipe leukemia.

Setelah diagnosis leukemia positif, dokter akan mendiskusikan langkah/strategi pengobatan yang tepat.

Jenis penanganan yang akan Anda jalani tergantung kepada banyak faktor, antara lain usia dan kondisi kesehatan Anda, serta jenis dan stadium kanker darah yang Anda alami.

Berikut ini adalah metode pengobatan yang umumnya dianjurkan untuk menangani kanker darah:

  • Kemoterapi. Adalah proses pengobatan yang menggunakan zat-zat kimia untuk menghambat pertumbuhan sel-sel kanker, yang bisa diberikan melalui infus, bisa diminum, atau bisa diberikan melalui celah di antara 2 tulang belakang.
  • Radioterapi. Adalah salah satu metode pengobatan untuk berbagai jenis kanker, dimana ia menggunakan sinar radiasi untuk membunuh sel-sel kanker, serta menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.
  • Transplantasi sel induk atau stem cell untuk penggantian sumsum tulang yang sudah rusak dengan yang sehat.
    • Sel-sel induk yang digunakan bisa berasal dari tubuh Anda sendiri atau tubuh orang lain sebagai pendonor.

Kemoterapi atau radioterapi biasanya akan dilakukan sebagai langkah persiapan sebelum menjalani prosedur transplantasi sumsum tulang (Bone marrow transplant) ini.

leukemia transplantasi sumsum tulang

Bagi orangtua yang menjumpai seseorang atau anaknya terkena leukemia, pertama: Jangan takut.

Ingat, bahwa leukemia itu pada dasarnya bisa diobati, dan sembuh.

Oleh karena itu, apabila orangtua melihat gejala-gejala yang telah saya sampaikan, segera bawa ke fasilitas kesehatan (Klinik dokter, Puskesmas, atau Rumah Sakit), supaya bisa dikonfirmasi apakah terkena leukemia atau tidak.

Bersyukur jika itu bukan leukemia, namun jika memang terdiagnosis leukemia, maka kita juga harus tetap bersyukur karena ditemukan lebih cepat.

Apabila diagnosis leukemia ditemukan lebih awal, maka jika diberikan strategi pengobatan dengan cepat dan tepat, kemungkinan untuk sembuhnya lebih besar dibandingkan jika ditemukan pada stadium lanjut.

Silakan baca juga artikel terkait:

♥ Kanker : Tanya Jawab santai seputar Kanker

♥ BAHAYA MEROKOK !!

♥ Batuk, pilek, dan demam : Petunjuk Pengobatannya

♥ Prinsip Sehat atau Sakit : Bagaimana menjelaskannya

♥ Jika hidung mimisan : Tolong JANGAN DIBARINGKAN atau DITIDURKAN!! Jangan Panik, Ketahui Pertolongan Pertama pada Mimisan atau Cara Mudah Mengatasi Sendiri. Apakah benar resep orang tua zaman dulu, bahwa daun sirih dapat mengatasi mimisan atau bahasa medisnya epistaksis?

♥ Info Kesehatan terlengkap seputar penyakit Hati dan Hepatitis.

boleh ^_^ kalau artikelnya bagus , langsung klik untuk di share yaak. hopefully bermanfaatShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin